3S, yang Akan Menjauhkan Kita dari Penyakit

119

Beritaenam.com, Jakarta – Kemarin saya memberikan penjelasan bahwa ‘puasa itu menyehatkan’. Dalam kesempatan ini, saya akan memberikan tips ‘3S’ yang akan membuat puasa Anda semakin asyik dan dijauhkan dari segala macam penyakit.

‘S’ pertama adalah syukur. Tentu Anda sering mendengar kalimat “bukan bahagia yang membuat kita bersyukur, namun bersyukurlah yang membuat kita bahagia. Saya sangat memahami hal itu, sebab ternyata saat kita bersyukur, maka syaraf parasimpatis (saraf relaksasi) di tubuh kita akan bekerja lebih dominan dibandingkan syaraf simpatis (syaraf kontraksi/ tegang), sehingga bersyukur akan membuat organ-organ tubuh kita dalam keadaan relaks dan dapat berfungsi dengan baik dan optimal.

‘S’ kedua adalah senyum. Ketika Anda marah, pembuluh darah berkontraksi secara berlebihan, sehingga mengakibatkan darah menjadi kotor dan beresiko meningkatkan bertumbuh dan berkembangkan penyakit kronis, seperti diabetes, kolesterol, darah tinggi (hipertensi), bahkan penyakit mematikan seperti serangan jantung dan stroke.

Sebaliknya, ketika Anda senyum, maka ini akan membuat darah menjadi bersih. Senyum yang benar dan menyehatkan itu caranya dengan menarik sudut mulut ke atas, karena hal ini akan menghilangkan ketegangan pada otot-otot wajah dan menjadikan pikiran dan tubuh lebih relaks.

‘S’ ketiga adalah sabar. Orang yang mudah marah terkadang berkata, “Saya tahu  bahwa marah itu tidak baik, tetapi saya tidak bisa menahan amarah.” Dahulu, saya sering memarahi staf yang melakukan kesalahan, marah ketika mengemudi, dan marah ketika anak berbuat salah. Namun, saya merasakan ketidaknyamanan pada tubuh saya, ketika sedang marah. Bahkan wajah saya kelihatan lebih tua dibandingkan usia saya.

Lalu, saya belajar untuk sabar menahan emosi. Hasilnya sungguh ajaib. Tubuh saya semakin fit dan teman-teman saya sering mengatakan saya kelihatan awet muda. Semua itu disebabkan karena ketika kita bisa sabar menahan amarah, makan hormone epinefrin dan dopamine yang mengakibatkan kecemasan di otak berkurang aktivitasnya, sehingga otak akan bekerja lebih baik dalam mengatur kerja organ tubuh secara otomatis.

Selamat menjalankan ibadah puasa dan selamat mempraktikkan ‘3S’, semoga bermanfaat.(***)