Astronom Sebut Stasiun Luar Angkasa China Diprediksi Jatuh di Jakarta

  • lae
  • 20 Maret 2018 | 14:12:13
  • 49 Kali Dilihat
Astronom Sebut Stasiun Luar Angkasa China Diprediksi Jatuh di Jakarta
Stasiun Luar Angkasa China

Beritaenam.com, Jakarta - Stasiun luar angkasa China, Tiangong 1, bakal jatuh ke bumi dalam beberapa pekan ke depan. Jakarta akan menjadi salah satu kota yang kemungkinan jadi lokasi jatuhnya benda seukuran bus bertingkat itu.

Bahkan selama beberapa pekan sebelum jatuh, Tiangong 1 bisa dilihat dengan mata telanjang dari Jakarta.

 

Seorang astronom amatir, Marufin Sudibyo yang memperkirakan hal itu.

"Pada rentang waktu 18 hingga 24 Maret 2018 TU, Tiangong-1 diprakirakan akan melintas di atas Indonesia terutama pada saat fajar dan senja," ungkap Marufin saat dihubungi, Senin (19/03/2018).

"Sehingga memungkinkan melihat saat-saat terakhir Tiangong-1 di langit. Tentu saja sepanjang cuaca cerah," sambungnya.

Marufin juga menjelaskan setidaknya ada 3 kota di Indonesia yang menjadi tempat kita bisa menyaksikan Tiangong-1.

Ketiga kota tersebut adalah Jakarta, Makassar, dan Sorong. Di Jakarta sendiri, Tiangong-1 terlihat pada 19, 20, 22, dan 23 Maret 2018. Durasi terlihatnya cukup singkat hanya sekitar 1 hingga 4 menit saja.

Sedangkan di Makassar, Tiangong-1 kan terlihat pada 20 dan 22 Maret 2018. Di Sorong, stasiun luar angkasa tersebut terlihat pada 19 hingga 24 Maret 2018.

Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin, memprediksi Tiangong 1 bakal jatuh pada April 2018. Tapi warga Jakarta tak perlu khawatir berlebihan terhadap hal tersebut.

Saat ini, kata Thomas, Tiangong 1 berada di jarak 240 kilometer dari bumi.

 

Thomas menjelaskan Tiangong 1 akan lekas terbakar begitu memasuki ketinggian 120 kilometer dari bumi.

"Ia akan terbakar atmosefer dan beberapa sampah sisanya akan sampai ke permukaan bumi," kata Thomas.

Diperkirakan ini terjadi antara awal sampai pertengahan April 2018.

Dilansir laman resmi LAPAN, bagian yang kemungkinan besar tersisa dan sampai di bumi adalah tangki bahan bakar.

Tangki berbahaya itu kemungkinan masih mengandung Hidrazine, bahan kimia beracun dan bersifat korosif.

Sumber:kompas.com

 

.

Tag :
Follow Us :





BERITA TERBARU

  • ©2018 beritaenam.com

Portal Berita beritaenam.com