Begini Jawaban KPK Setelah Diminta Segera Menahan Setya Novanto

  • lae
  • 14 November 2017 | 09:07:54
  • 79 Kali Dilihat
Begini Jawaban KPK Setelah Diminta Segera Menahan Setya Novanto
Setya Novanto

Beritaenam.com, Jakarta - Beberapa pakar hukum turut bersuara soal KPK yang kembali mentersangkakan Setya Novanto dalam kasus korupsi e-KTP hingga menyarankan KPK untuk segera menahan Setya Novanto karena dinilai sering tidak hadir memenuhi panggilan penyidik.

Lantas, bagaimana KPK menyikap hal tersebut ?

Menjawab hal itu, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah memyatakan pihaknya belum ada rencana untuk menahan Setya Novanto. Ini karena pemeriksaan pada Setya Novanto sebagai tersangka belum dilakukan.

Penyidik baru akan memeriksan Setya Novanto sebagai tersangka pada Rabu (15/11/2017) besok. Surat panggilan tersebut telah dikirim secara patut ke kediaman Ketua DPR RI tersebut.

"Sampai saat ini KPK belum melakukan penahanan. Karena masih melakukan pemeriksaan saksi dan juga agenda pemeriksaan lainnya. Rabu depan agenda pemeriksaan tersangka. Kami juga belum bicara penjemputan paksa dan hal-hal lain," tutur Febri, Selasa (14/11/2017).

Febri melanjutkan konsen saat ini penyidik masih fokua memeriksa saksi dan mendalami dugaan peran Setya Novanto di kasus mega korupsi tersebut.

"Kami terus memperjelas konstruksi di kasus ini. Penguat di sana ingin memperjelas bahwa ada dugaan persengkongkolan ini. Itu kami dalami lebih lanjut termasuk informasi yang kami sampaikan dalam BAP apakah dugaan penerimaan uang atau aliran dana pada sejumlah pihak. Itu jadi bagian yang penting kami dalami," tegas Febri.

Diketahui, KPK kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka melalui konferensi pers pada Jumat (10/11/2017) lalu.

Penetapan ini adalah kali kedua karena sebelumnya status tersangka Setya Novanto sempat gugur lantaran menang melawan KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Selama proses penyidikan sebelum menetapkan Setya Novanto, penyidik telah memanggil sebanyak dua kali yakni 13 dan 18 Oktober 2017 namun tidak hadir karena alasan tugas kenegaraan.

Sumber:kompas.com

 

.

Tag :
Follow Us :

BERITA TERBARU

  • ©2017 beritaenam.com

Portal Berita beritaenam.com