Begini Jawaban Ngabalin ke Demokrat Soal Kritik Sabuk LV AHY

  • lae
  • 15 Juni 2018 | 07:04:04
  • 47 Kali Dilihat
Begini Jawaban Ngabalin ke Demokrat Soal Kritik Sabuk LV AHY
Ali Mochtar Ngabalin.

Beritaenam.com, Jakarta - Motor chopper Presiden Joko Widodo diseret Partai Demokrat saat menanggapi kritik masyarakat soal sabuk Louis Vuitton (LV) yang dikenakan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di poster 'Pemimpin Milenial Harus Pahami Potensi Sektor Ekonomi Kreatif & Menghargai Kearifan Lokal'. Istana menyebut sabuk LV AHY sama sekali tak ada kaitannya dengan motor chopper Jokowi.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, kritik soal sabuk LV AHY murni dari masyarakat. Sehingga, tak relevan jika pada akhirnya Jokowi yang kena imbasnya.

"Kenapa AHY itu dikritik? Karena AHY itu kan, beliau yang suka bicara tentang local content, toh tapi ternyata dia menggunakan gesper Louis Vuitton. Jadi maksudnya, di mana konsepnya ketika dia bicara, korelasinya antara pernyataannya terkait dengan local content dengan sikapnya yang menggunakan LV itu. Itulah yang dikritisi," kata Ngabalin saat dikonfirmasi, Kamis (14/6/2018) malam.

"Kan bukan dari Istana atau dari kami, orang lain yang mengkritiknya. Jadi, kalau tiba-tiba harus dikaitkan dengan Presiden Jokowi menggunakan motor chopper itu dengan jas (dan LV) itu, kan tidak ada hubungannya," sebutnya.

Soal motor chopper, Ngabalin mengatakan Jokowi punya maksud tersendiri dengan membelinya. Jokowi disebut ingin menggairahkan kreativitas anak-anak muda RI.

"Jangan lupa, ingatkan itu, pada waktu pertama kali presiden memberi pernyataan bahwa ini dalam rangka meningkatkan kreativitas anak-anak muda yang gemar kepada motor-motor itu. Masak sih orang naik chopper itu pakai batik, pakai dasi? Pakai jins dong. Sederhana, itu jawabnya," jelas dia.

Partai Demokrat menduga sabuk LV yang dipakai AHY ramai dibahas karena ada pendukung penguasa yang khawatir. PD lalu mengungkit motor chopper yang dipakai Presiden Joko Widodo.

Ferdinand maklum karena, menurutnya, pendukung penguasa tidak pernah bicara hal-hal substansial, melainkan hanya hal remeh yang diangkat.

Dia mempertanyakan alasan pendukung penguasa tak bersuara saat Presiden Joko Widodo mengendarai motor Chopperland.

"Pertanyaannya, ke mana mereka ketika Pak Jokowi beli chopper yang katanya ekonomi kreatif? Kearifan lokal mana chopper? Atau di mana mereka ketika Jokowi pakai jaket jins naik chopper? Atau pakai sepatu Nike sneakers?" Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Sumber: detik.com

 

.

Tag :
Follow Us :





BERITA TERBARU

  • ©2018 beritaenam.com

Portal Berita beritaenam.com