Desa Batu Merah Gunakan Dana Desa Melakukan Normalisas Sungai Dengan Skema Padat Karya

  • Agus Blues
  • 14 Februari 2018 | 15:40:17
  • 102 Kali Dilihat
Desa Batu Merah Gunakan Dana Desa Melakukan Normalisas Sungai Dengan Skema Padat Karya
Mendes Eko Putro Sandjojo mengatakan Kota Ambon menjadi salah satu daerah tergolong cekatan dengan program Padat Karya. Foto: Humas Kemendes.

Beritaenam.com, Ambon – Dengan dilakukan normalisasi pengerukan secara padat karya sungai Wai Hatukau yang melintasi Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, kini warga tak perlu was-was akan munculnya banjir ketika air pasang atau musik hujan tiba.

Untuk itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengatakan, Sungai Wai Hatukau terletak di kawasan padat penduduk sehingga menyulitkan alat berat untuk dapat dilakukan pengerukan. Sehingga berdasarkan hasil musyawarah Desa tersebut memutuskan untuk memberdayakan masyarakat desa secara padat karya.

"Ini (sungai) kalau pagi kering. Kalau musim hujan bisa sampai naik ke atas. Dengan sekarang mereka bersihin sampahnya kan ngak perlu was-was lagi,” kata Mendes kepada wartawan usai meninjau proses pengerjaan normalisasi Sungai Wai Hatukau, Selasa (13/1) siang lalu.

Dana desa tahun 2018 yang diperoleh Desa Batu Merah 2018 sebesar Rp2 Miliar, ditambah Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp2,9 Miliar. Adapun anggaran dana desa yang digunakan untuk normalisasi sungai sebesar Rp296 juta. Melalui anggaran tersebut, pekerja yang merupakan warga setempat akan mendapat upah rata-rata Rp85 ribu per hari dengan masa kerja 28-30 hari.

"Sebagian penggunaan dana desa tahun sebelumnya sebenarnya sudah begini (padat karya), cuma masih ada yang pakai kontraktor. Nah sekarang tidak boleh menggunakan kontraktor lagi. Dan 30 persen (dana desa) itu dipakai untuk membayar upah (proyek dana desa)," pintanya.

Selanjutnya Menteri Eko mengatakan, Kota Ambon adalah salah satu daerah yang tergolong cekatan dalam melaksanakan program padat karya. Ia berharap kabupaten lain dapat segera melakukan hal sama agar proses pembangunan dana desa secara padat karya terealisasi maksimal.

"Dana desa tahap pertama saat ini sudah masuk ke Kota Ambon dan Kota Ambon langsung menyalurkan ke desa-desa. Kita harap semua desa bisa segera melakukan program cash for work (padat karya), karena saya dengar dana desa tahap pertama sudah banyak yang cair," imbuh Eko dalam kunjungan di Ambon ini.

Di sela mensosialisasikan dana desa, ia juga memantau publikasi dana desa di Desa Batu Merah dengan meninjau spanduk dan baliho rencana dan realisasi dana desa.

"Bapak tau nggak desa bapak dapat dana desa? Kalau tahu, desa bapak dapat berapa?" tanya Menteri Eko pada seorang warga setempat.

Tag :
Follow Us :





BERITA TERBARU

  • ©2018 beritaenam.com

Portal Berita beritaenam.com