Di Prancis, Pakai Ponsel Sambil Nyetir Didenda Rp 2,2 Jutaan

  • lae
  • 12 Februari 2018 | 08:28:46
  • 72 Kali Dilihat
Di Prancis, Pakai Ponsel Sambil Nyetir Didenda Rp 2,2 Jutaan
Ilustrasi

Beritaenam.com, Paris - Otoritas Prancis lebih kini lebih ketat lagi terhadap pengendara yang menggunakan ponselnya ketika sedang menyetir. Bukan menggunakan ponsel saat lagi menyetir saja yang tidak diperbolehkan. Bahkan saat mobil berhenti dan kita hanya sekadar mengeceknya saja tidak boleh.

Pengendara di Prancis harus memastikan ia mendapat tempat parkir baru mengecek ponselnya.

Mengutip Motor1, Senin (12/2/2018), aturan baru tersebut sengaja dibuat untuk mengurangi angka kematian yang disebabkan kecelakaan di jalan dan juga agar pengendara tak sembarangan menghentikan mobilnya di pinggir jalan.

Kalau ada pengendara bandel yang melanggar, otoritas setempat memberlakukan sistem pengurangan demerit poin dan juga denda langusung di tempat sebesar US$ 165 atau setara dengan Rp 2,2 jutaan.

Tapi ada satu pengecualian nih Otolovers. Pengendara boleh menggunakan ponselnya saat sedang menyetir jika ia terlibat dalam sebuah kecelakaan atau keadaan darurat. Ia diperbolehkan untuk menghubungi petugas setempat.

Ketergantungan pengendara untuk bermain ponsel sembari menyetir di Prancis memang cukup besar.

Dari hasil sebuah survei didapati 9 dari 10 pengendara disana mengaku menggunakan ponselnya saat sedang berkendara. Tahun 2015, 300 ribu pengendara didenda akibat hal itu.

"Kita memang harus menghentikan kebiasaan para pengendara yang menggunakan ponselnya ketika sedang menyetir," ungkap perwakilan asosiasi otomotif Prancis Yves Carras.

Dilansir dari detik.com, di Indonesia sendiri, penggunaan ponsel saat berkendara dilarang dengan tegas. Sanksinya pun sudah ada di Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Menggunakan handphone pada saat mengemudikan kendaraan melanggar pasal 283, UU No. 22 tahun 2009 yang menyebutkan:

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)"

Meski demikian, kepolisian masih mentolerir penggunaan fasilitas handsfree saat mengemudi kendaraan bermotor.

 

.

Tag :
Follow Us :





BERITA TERBARU

  • ©2018 beritaenam.com

Portal Berita beritaenam.com