FORWAN Gelar Orientasi Wartawan PWI DKI Jakarta di Wisma Arga Mulya Kemendikbud

  • Agus Blues
  • 11 Desember 2017 | 23:47:35
  • 289 Kali Dilihat
FORWAN Gelar Orientasi Wartawan PWI DKI Jakarta di Wisma Arga Mulya Kemendikbud
Sebanyak 44 pewarta dari anggota FORWAN dan beberapa bukan anggota mengikuti Orientasi Wartawan PWI DKI Jakarta sebagai bekal menjadi pewarta yang berkompenten. Foto: Dok FORWAN

Beritaenam.com, Cisarua, Jawa Barat – Kedepannya, setiap wartawan Indonesia harus mengikuti perubahan kearah peningkatan kompentensi. Untuk itu, Dewan Pers sangat mendorong wartawan melakukan uji kompetensi guna dapatkan sertifikat menjadi wartawan yang berkompeten dengan profesinya, lewat sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Terkait UKW dimaksudkan itu, turut menjadi pembahasan di dalam Orientasi Wartawan yang diadakan di Wisma Arga Mulya Kemendikbud, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (11/12) siang.  Selanjutnya, Sekretaris I Bidang Keanggotan PWI DKI Jakarta Jaya, Kesit B. Handoyo menyampaikan dalam kegiatan Orientasi Wartawan yang dilakukan untuk para Calon Anggota PWI maupun anggota PWI yang kartu keanggotaannya sudah habis masa berlakunya.

Program Orientasi Wartawan ini diikuti sebagian anggota Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia dan sejumlah wartawan dari berbagai media. Sekaligus memberikan informasi perkembangan baru dari keorganisasian kewartawanan tertua di Indonesia tersebut.

Selain keorganisasian dan keanggotaan, Kesit menceritakan, terkait Verifikasi Media, bahwa sebuah media wajib memiliki badan hukum yang dimana dalam Pasal 3, di lembaran Akta Notaris harus menyebutkan khusus bergerak di bidang Perusahaan Pers. “Sertifikasi dan Verifikasi bagi dunia kewartawanan semata agar profesi wartawan yang unik ini terlindungi oleh Undang Undang Pers serta Kode Etik Jurnalistik,” kata Kesit.

Sedangkan Sekretaris PWI Jaya Sayid Iskandarsyah lebih menguraikan kepada teknis UKW. Karena UKW diwajibkan dalam Peraturan Dewan Pers No.01/DP/II/2010 tertanggal 2 Februari 2010. Selain hasil Kesepakatan Palembang 9 Februari 2010 serta Deklarasi Jambi 9 Februari 2012.

Makanya Sayid menambahkan, dalam pelaksanaan UKW justru bisa semakin mempertegas pilihan profesinya sebagai seorang wartawan sesungguhnya. “Bukan sekedar hanya mengaku-ngaku sebagai wartawan,” tegasnya.  

Lantas pengakhiri pemaparan, Sayid pun mengungkapkan, kalau Orientasi Wartawan bersama FORWAN, menjadikan Orientasi Wartawan pertama diluar orientasi PWI DKI Jaya selama ini. “Iya ini baru yang pertama kali kegiatan orientasi PWI di gelar diluar ya?” tukasnya.

Sedangkan Ketua Panitia Semiloka Kampanye Film Indonesia dan Orientasi Wartawan PWI DKI Jaya, Dra.Tresnawati Wahyudi, berharap apa yang menjadi materi dari PWI DKI Jaya sebagai acuan dan  bekal menjalankan tugas  kewartawanannya.

Dilaporkan Orientasi Wartawan diikuti 44 wartawan, dan 13 pewarta bukan dari anggota FORWAN. “Iya, FORWAN unya harapan tidak saja bermanfaat bagi anggotanya, tapi juga buat wartawan lainnya,” ungkap Tresnawati yang bekerja di harian Suara Merdeka (Jateng) ini.

Di penghujung Orientasi Wartawan, Ketua PWI Jaya, Endang Werdiningsih menegaskan, meski FORWAN tidak di bawah struktural PWI DKI Jaya, namun PWI DKI Jaya mendukung penuh kegiatan Orientasi Wartawan FORWAN. “Setidaknya ke depan dalam menjalankan kewartawanannya berlaku secara profesional dalam menulis berita dan meliput.

Tag :
Follow Us :





BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

  • ©2018 beritaenam.com

Portal Berita beritaenam.com