Jelang BoyJazz Festival 2017 Sol Caribe Latin Jazz Vs Tropical Transit Semakin Memanas

  • 14 Oktober 2017 | 13:48:58
  • 209 Kali Dilihat
Jelang BoyJazz Festival 2017 Sol Caribe Latin Jazz Vs Tropical Transit Semakin Memanas

Beritaenam.com, Jakarta – Festival musik jazz itu bukan pertandingan sepak bola. Boyolali, sebagai kota dingin diantara gunung Merapi dan gunung Merbabu, sepertinya tidak ingin kalah pamor dengan kota-kota di Tanah Air. Untuk pertama kalinya, festival jazz akan digelar, pada tanggal 21-22 Oktober 2017, di Alun-alun Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang mirip ‘miniatur Gedung Putih’.

Jika ada dua grup musik jazz beraliran jazz latin, karena budaya dan suasana pantai, seperti Sol Caribe Latin Jazz, asal Venezuela dan Tropical Transit, asal Kuta Bali, bukan berarti mereka berdua beradu fisik. Namun, mereka berdua siap mempertontonkan joget-joget pantai, di udara yang dingin Boyolali.

Tropical Transit

Sol Caribe Latin Band didirikan oleh Juan Ostos dari Venezuela pada tahun 1986 di Wina. Didukung oleh musisi latin terbaik di kota Wina, Austria yang mewakili gaya dan irama berbagai macam musik Latin tradisional. Mereka mempresentasikan dalam setiap pentasnya, mulai dari ritme Kuba (yang juga merupakan dasar salsa yang terkenal) hingga interpretasi Latin jazz , mereka sering tampil di festival musik di Eropa dan di Amerika Selatan.

Kali ini, Sol Caribe Latin Band hadir di kota Boyolali, bersama dedengkotnya Juan Ostos (keyboard dan vocal, Venezuela), akan didampingi Norberto Fuentes ‘Takechi’ – Congas (flute dan vocal, Colombia), Hamlet Fiorilli (piano, Italia), Alberto Lovison (bass, Italia), Matteo Salvatori (timbales, Utalia), Carlo Grandi (trombone, Italia), dan Nicolò Loro Ravenni (saxsophone, Italia).

Sol Caribe Latin Band

Sementara itu, Tropical Transit, sudah lebih banyak dikenal dilingkungan musisi jazz di Indonesia, karena banyak festival jazz, sering mengundang anak-anak Bali tersebut. Perpaduan antara musik jazz, latin, pop, blues, dan sentuhan musik Timur Tengah bisa menjadi komposisi manis, menjadi salah satu penampil yang mendapat aplus ciamik, saat tampil di Ijen Summer Jazz, awal Oktober lalu.

Sebagai musisi Jazz asal pulau Dewata sejak 1991, Tropical Transit selalu mempersiapkan sebuah pertunjukan tidak sekadar musik, melainkan ada pernik-perniknya, seperti tarian sufi gaya Turki, saat di Ijen Summer Jazz. Namun, di Boyolali, juga mempersiapkan sebuah atraksi yang eksotis.

“Saya tak bisa memberi info lengkap, lihat saja nanti di Boyolali,” ujar Pale, manajer Tropical Transit.

Tropical Transit, akan memboyong komplit personilnya, I.G.N Ketut Riwiyana (guitar) sebagai leader, Anthony Rosady (vocaljimbe), Al Ismono (vocalpercussion), Tellywati (vocal), Yuhono Bakti Jaya (keyboard), Mr. Jimmy Antonius Silaa (bass), Tri Agus Mantoro (drum) dan Carol Cohen (flute).

Dua grup bernuansa jazz dan blues inilah, yang akan beradu supporter. Hanya saja sayang, kedua tidak tampil bareng, melainkan waktu yang berbeda, Tropical Transit akan beraksi di hari Sabtu, 21 Oktober, sedangkan aksi panggung Sol Caribe Latin Band di hari Minggu, 22 Oktober. Cuakeep bener…!

Tag :
Follow Us :

BERITA TERBARU

  • ©2017 beritaenam.com

Portal Berita beritaenam.com