Jokowi: Saya Minta Masyarakat Jangan Terpengaruh Trik Politikus di Pilpres

70
Presiden Jokowi saat membuka kongres Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/9/2018).

Beritaenam.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan warga masyarakat agar tak terpecah saat Pilpres hingga Pilkada. Jokowi meminta masyarakat agar tidak terpengaruh trik politikus yang sengaja membawa isu Pilpres hingga Pilkada dalam waktu yang lama.

“Ini negara yang besar. Jangan lupakan itu. Jangan sampai karena pemilihan bupati, pemilihan gubernur dan pilpres kita jadi terpecah. Rugi besar. Sudahlah kalau ada Pilkada, wali kota, bupati, gubernur, lihat yang paling baik coblos. Pilpres yang paling baik coblos. Tapi rukun kembali,” kata Jokowi saat membuka kongres Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/9/2018).

Menurut Jokowi, kondisi yang terjadi belakangan ini, masih ada pihak-pihak yang membawa soal Pilpres 2014 lalu hingga saat ini.

Begitupun dengan isu Pilkada baik pemilihan wali kota hingga gubernur. Hal itu tidak baik bagi persatuan bangsa.

“Jangan dibawa-bawa tiga tahun, empat tahun masih dibawa urusan pilpres, pilkada. Pintarnya politikus di situ mempengaruhi tapi jangan kita terpengaruh dalam waktu cukup lama karena berbahaya bagi negara ini,” ujar Jokowi, seperti dikutip dari detik.com

Jokowi menjelaskan, jika masyarakat mau bersatu meski banyaknya perbedaan dapat membuat kemajuan bagi bangsa.

“Aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, persaudaraan, kerukunan, nggak ada yang lain. Sekali lagi berbeda agama, adat, tradisi, suku, bahasa itu kelihatan kalau pas saya 17 Agustus perayaan HUT Kemerdekaan, saya undang ke Istana wajib pakai pakaian daerah baru kelihatan betapa beratus-ratus perbedaan pakaian adat masing-masing yang sangat kontras. Baru kerasa langit Indonesia beda-beda. Ini jdi kekuatan kalau kita bersatu, rukun,” jelasnya.