Ketua Umum PBNU: Demi Menjaga Marwah Wibawa Lembaga Parlemen, Setya Novanto Harus Mundur dari Ketua DPR

  • lae
  • 23 November 2017 | 16:18:58
  • 95 Kali Dilihat
Ketua Umum PBNU: Demi Menjaga Marwah Wibawa Lembaga Parlemen, Setya Novanto Harus Mundur dari Ketua DPR
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj.

Beritaenam.com, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj meminta Ketua DPR Setya Novanto mundur dari jabatannya.

Setya diumumkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 10 November 2017.

Setya diduga korupsi dalam proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik.

Setya yang telah ditahan KPK sejak 20 November lalu, belum mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR.

Langkah itu, dinilai Said Aqil, telah menjatuhkan wibawa kelembagaan DPR.

"Kalau memang sudah menjadi tersangka harus mundur. Demi menjaga marwah wibawa lembaga parlemen," ujar Said di Islamic Center, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (23/11/2017).

Said mengimbau kepada KPK untuk tidak pandang bulu memproses Setya Novanto, "Tegakkan hukum seadil-adilnya tidak pandang bulu," ujar Said, seperti dikutip dari tribunnews.com.

Meski berstatus tahanan KPK, Golkar mempertahankan Novanto sebagai ketua umum dan menunggu hasil praperadilan yang diajukan Novanto. Termasuk jabatan Novanto sebagai Ketua DPR.

 

.

Tag :
Follow Us :

BERITA TERBARU

  • ©2017 beritaenam.com

Portal Berita beritaenam.com