Krisis Rohingya, Suu Kyi Batal Hadiri Sidang Umum PBB

  • 14 September 2017 | 10:26:22
  • 92 Kali Dilihat
Krisis Rohingya, Suu Kyi Batal Hadiri Sidang Umum PBB

Beritaenam.com, Yangon – Pemimpin de-facto Myanmar, Aung San Suu Kyi dipastikan tidak akan menghadiri Sidang Umum PBB yang akan berlangsung pada pekan depan di kantor pusat PBB di New York, Amerika Serikat (AS).

Kepastian akan tidak hadirnya Suu Kyi dalam pertemuan tahunan tersebut disampaikan oleh juru bicaranya Aung Shin. Belum diketahui apa penyebab Suu Kyi tidak hadir dalam pertemuan itu, namun diduga hal ini disebabkan oleh krisis yang terjadi di Rakhine.

“Dia tidak pernah takut menghadapi kritik atau menghadapi masalah. Mungkin dia punya banyak masalah mendesak untuk diurus,” kata Aung Shin dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Rabu (13/9/17).

Suu Kyi telah menuai kritikan banyak pihak karena dianggap tidak berbuat banyak untuk menghentikan kekerasan terhadap warga muslim Rohingya di negara bagian Rakhine.

Kekerasan kembali marak di Rakhine sejak 25 Agustus lalu, ketika kelompok militan Rohingya melancarkan serangan ke puluhan pos polisi dan pangkalan militer.

Militer Myanmar merespons serangan tersebut dengan melancarkan operasi militer besar-besaran, yang telah menyebabkan lebih dari 370.000 ribu warga Rohingya mengungsi ke Bangladesh.

Sebelumnya dalam pidato pertamanya sebagai pemimpin negara di depan Majelis Umum PBB pada September 2016 lalu, Suu Kyi membela upaya-upaya pemerintahannya untuk menyelesaikan krisis Rohingya di negaranya.

Tahun ini, menurut sumber dari kantor Suu Kyi menyatakan dia tidak akan menghadiri sidang umum karena harus mengatasi ancaman keamanan dari para pemberontak dan berupaya memulihkan perdamaian dan stabilitas di Rakhine.

“Dia berusaha mengendalikan situasi keamanan, untuk mewujudkan perdamaian dan stabilitas internal, dan mencegah konflik komunal menyebar,” kata Zaw Htay, juru bicara kantor Suu Kyi, seperti dikutip dari Aljazeera.

“Dia tidak pernah takut menghadapi kritik dan masalah. Mungkin dia punya masalah yang lebih mendesak untuk diselesaikan di sini,” kata Aung Shin, juru bicara partai Suu Kyi. 

 

 

Tag :
Follow Us :

BERITA TERBARU

  • ©2017 beritaenam.com

Portal Berita beritaenam.com