Meraih Kerinduan Lewat Album Big 80’s-90’s Forever Young

  • 01 November 2017 | 15:53:40
  • 118 Kali Dilihat
Meraih Kerinduan Lewat Album Big 80’s-90’s Forever Young
Produser Label Target Pop Seno M Hardjo mengungkapkan, lewat album 80's-90's Forever Young ingin melestarikan karya indah musik Indonesia dijamannya dan dihadirkan kembali di jaman kini. Foto-foto: Agus Blues/FORWAN.

Beritaenam, Jakarta – Selasa (31/10) sore lalu, tampak tak seperti biasanya Resto berslogan ‘Jagonya Ayam’ di bilangan Kemang, Jakarta Selatan ini. Lantaran resto yang terbiasa dijadikan ajang press conference, sore itu kehadirannya lebih banyak dari kalangan musisi lawas yang berkibar di era tahun 80-an. Sebut saja, dengan kehadiran diantaranya; Ryan Kioto, Dian Pramana Poetra, Deddy Dhukun, sampai Elfa’s Singers.

Tentu bukan tanpa alasan dengan kehadiran mereka, yakni launching Album Big 80’s-90’s Forever Young, produksi Target Pop yang berisikan sebanyak 15 lagu yang popular dijamannya.

   

Untuk itu, album 80’s-90’s Forever Young, sebagai penggagas, Seno M Hardjo menceritakan, sangat menyadari bahwa hits lama, belum tentu menjadi hits masa kini. “Banyak faktornya. Pertama cara penyampaian lirik lagu sudah berbeda. Dulu sering kali memakai kiasan kata, sekarang lugas apa adanya,” paparnya. Selanjutnya tambah  Seno, “Kedua adalah kesederhaaan notasi. Yang ribet, sulit menjadi hits kekinian.”

Sejalan dengan Seno, Co Executive Album Producer, Teffy Mayne bilang, “Ketiga faktor arransemen kini cenderung sederhana. Menuju refrain misalnya, nggak perlu ada pengulangan bait kedua. Nunggu enaknya jadi kelamaan.”

 

“Meskipun dalam album ini lagu-lagu lawas, tetapi karena kita menggarap dengan serius. Jadi ada sesuatu yang beda,” singkat Teffy musisi partner kerja Seno M Hardjo yang giat menggairahkan musik Indonesia dengan berbagai event. Salah satunya, Konser 100 keyboardis baru-baru ini terlaksana di kawsan Monas, Jakarta Pusat.

Menyinggung tentang musik 80-90an adalah ekstase kejayaan musik Indonesia. Masa dimana sebuah kaldera ruang dan waktu sanggup mempertemukan berbagai genre dan bermulanya keterlibatan  teknologi yang massive dalam musik rockm fussion, pop, melankolis, dan berbagai genre, mesra hidup bersama.

“Sebuah era kejayaan musik Indonesia yang mampu menyulap pengusaha kecil menjadi pemilik perusahaan rekaman besar dan bertahan disana. Atau malah membangkrutkan pengusaha besar karepe dewe, yang kelewat jumawa menganggap enteng rimbanya musik,” kata Seno M. Hardjo pemilik record label Target Pop dan Target Pro yang juga menjadi salah satu Boards of Director AMI Awards.

Tag :
Follow Us :

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

  • ©2017 beritaenam.com

Portal Berita beritaenam.com