Singgah Kudai di Pindang Patin Pagar Alam...

  • lae
  • 27 November 2017 | 12:42:27
  • 114 Kali Dilihat
Singgah Kudai di Pindang Patin Pagar Alam...

Beritaenam.com, Jakarta - Saya singgah kudai (mampir sulu) di rumah makan pindang patin Pagaralam. Lokasinya bukan di Sumatera Selatan, Tapi di kawasan BSD agak masuk sono dikit, begitu istilah Betawi. 

Lokasinya di kawasan Kampung Curug Sangereng.

Alih-alih ngebahas soal pindang, mungkin untuk yang kesekian kalinya saya nulis dan mengupas.

Pindang Pagaralam, agak khas. Hanya saja bumbunya kurang 'berani', padahal ciri khas pindang ala Sumatera, biasanya berani di bumbu kuahnya, agak pekat dan menggoda.

 

 

Cita rasa pindang, di Jawa biasanya pake ikan kembung, atau ikan wader (sungai). Cara masaknya diungkep dengan bara api kecil semalaman sampai kuahnya kering dan bumbu meresap.

Kalau di Betawi masak pindang bumbunya di tumis, lalu di kasih kuah, pake ikan bandeng atau ikan gabus. 11, 12 dengan gabus pucung. Yang membedakan, gabus pucung pake kluweg.

 

 

Di Sumatera pindang dimasak dengan aneka bumbu yang disajikan dengan kuah kuning, pake nanas. Ikannya patin, baung, atau ikan yang diambil dari sungai musi. Yang terkenal di Palembang pindang Musi Rawas.

Kembali tentang pindang Pagaralam di BSD ini, rasa pindang patinnya khas dan empuk. Hanya kuahnya kurang pekat dan meresap.

 

 

Suasana makan terasa di kampung, sambil lesehan dengan pepononan rindang. Sederhana memang tempatnya, tapi nyaman dan cita rasa kampung.

Menu pindang patin hanya salah satu diantaranya, selain ikan gurame, nila, gabus, baung dan pindang ayam. Selain itu mau yang bakar, juga tersedia. Hanya saja, ciri khasnya adalah Pindang Patin.

Begitulah pindang, beda daerah, beda cara dan cita rasa...

(agi)

 

.

 

Tag :
Follow Us :

BERITA TERBARU

  • ©2017 beritaenam.com

Portal Berita beritaenam.com