Soal Indra J Piliang Ditangkap Karena Narkoba, Yorrys:Tidak ada Toleransi

  • lae
  • 14 September 2017 | 14:08:26
  • 48 Kali Dilihat
Soal Indra J Piliang Ditangkap Karena Narkoba, Yorrys:Tidak ada Toleransi
Koordinator Bidang Poltik, Hukum, dan Keamanan Golkar Yorrys Raweyai.

Beritaenam.com, Jakarta - Koordinator Bidang Poltik, Hukum, dan Keamanan Golkar Yorrys Raweyai menegaskan, tidak ada toleransi bagi kader yang terbukti menggunakan narkotika.

Hal ini menanggapi politikus Partai Golkar Indra J Piliang ditangkap aparat Direktorat Reserse Narkotika Polda Metro Jaya di sebuah tempat karaoke di Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu malam (14/9/2017).

"Kalau soal itu kita satu, tidak ada toleransi soal korupsi dan narkotika," kata Yorrys saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Mantan anggota Komisi I DPR ini menegaskan, narkotika merupakan suatu hal yang dapat merusak generasi bangsa.

Oleh karena itu, ia menilai, tertangkapnya Indra menjadi hal yang harus disikapi dengan serius.

"Bagaimanapun narkotika merusak generasi bangsa. Jadi kalau saya pokoknya tidak boleh ada (toleransi). Narkotika ini masalah bangsa," kata Yorrys.

Sementara, Wakil Ketua Komisi I Fraksi Golkar Meutya Hafid mengaku terkejut dan menyayangkan Indra tertangkap polisi karena mengkonsumsi narkotika.

Menurutnya, Indra dikenal sebagai sosok politikus muda Golkar yang kritis dalam memberi masukan kepada pemerintah.

"Sangat disayangkan beliau harus kena kasus narkoba. Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran untuk Indra," kata Meutya kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan.

Dirinya menjelaskan, Indra merupakan kader yang sudah lama tidak aktif dalam kegiatan di Golkar.

Indra, juga tidak menjabat di posisi penting di DPD atau DPP Golkar.

"Kalau kader Golkar banyak sekali tercatat sebagai kader. Tapi di pengurusan ini sudah tidak aktif memang sudah tidak mengikuti rapat-rapat Golkar," kata Meutya.

Diberitakan sebelumnya, Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap IJP dan dua rekannya di salah satu tempat hiburan malam di Taman Sari, Jakarta Barat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, ketiganya sudah menjalani tes urine.

"Tes urine awal positif. Diduga jenis sabu," ujar Argo saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (14/9/2017), seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Polisi mendapatkan informasi dari masyarakat, sebelum melakukan penangkapan. Saat ini, ketiga pelaku telah diamankan di Polda Metro Jaya.

"Malam ditangkapnya. Sekarang ada di PMJ," ujar Argo.

 

.

Tag :
Follow Us :

BERITA TERBARU

  • ©2017 beritaenam.com

Portal Berita beritaenam.com