Tapis Lampung-nya Nasya Collyer Mendunia Lewat ASC Fashion Week New York

  • Agus Blues
  • 17 Februari 2018 | 21:37:43
  • 465 Kali Dilihat
Tapis Lampung-nya Nasya Collyer Mendunia Lewat ASC Fashion Week New York
Desainer Nasya Collyer membawa Tapis Abung asal Lampung, mendunia lewat ASC Fashion Week New York 2018. Foto-foto: Bianca Barben.

Beritaenam.com, New YorkTapis Berseri, demikian tema yang disuguhkan oleh Nasya Collyer dalam gelaran ASC Fashion Week yang berlokasi di Metropolitan Pavillion 125 West 18th Street New York. Terhadap 12 gaun yang dibawakan oleh 12 model ini, rancangan busananya menggunakan kain tapis dari Lampung.

Nasya Collyer

“Saya baru pertama kali ikut fashion show di New York. Tujuan saya ikut peragaan busana ini ingin memperkenalkan kain tapis dari Lampung. Banyak jenis kain tapis, tapi kali ini desain saya lebih spesifik ke jenis kain tapis Abung yang menonjolkan benang emas,” kata Nasya Collyer kepada Maya Nurindah koresponden Beritaenam.com di New York, Sabtu (10/2) silam.

“Biasaya kain tapis yang hanya dipakai  sebagai sarung untuk upacara adat, saya buat menjadi gaun-gaun yang elegan look untuk dapat dipakai pada acara ballroom atau cocktail,” lanjutnya.

Lewat perhelatan ini, selain Nasya, turut pula desainer Hengki Kawilarang untuk me-release label barunya dengan desain monocrom. Menurut Hengki, desain logo ini mengikuti trend logo internasional.

Henki Kawilarang

“Saya membuat logo ini untuk mengikuti trend internasional dan desain saya kali ini lebih clean dan ready to wear. Saya memilih New York untuk me-release label saya ini karena New York gudangnya pasar ready to wear. Jadi saya berharap rancangan saya bisa diterima industri fashion internasional dan dapat mengikuti trend fashion,” jelas Hengki Kawilarang yang menampilkan 15 koleksi rancangannya untuk pria dan wanita yang dibawakan oleh 15 model.

Henki Kawilarang

Selanjutnya Hengky menceritakan, mengangkat tema Glitz and Glam yang bila diartikan semacam mengambil inspirasi dari suasana kota metropolitan, dimana sibuknya orang bekerja dengan berbagai macam profesi. “Glitz and Glam ini seperti cahaya kota metropolitan yang bersinar, kadang redup atau temaram dan gaun-gaun ini sangat nyaman dipakai dengan harga yang masih terjangkau,” imbuhnya bersemangat.

Acara yang dihadiri kurang lebih 200 tamu dari berbagai kalangan fashion di New York. “Saya suka melihat koleksi dari desainer Indonesia. Setiap koleksi berlainan gaya dengan teksture yang bervariasi,” ucap Anthony Graciel, Professional Make-Up Artist dari New York.

CLO by Coreta

Sementara itu, melihat koleksi para desainer dari Indonesia, Miss Guatemala East Coast, Kimberly Galdamez Franco bilang, “Fashion Indonesia sangat luar biasa. Baju, warna dan style-nya sangat unik. Saya pikir semua orang bisa jatuh cinta.”

Sedangkan CLO by Coreta, ikut menampilkan 10 koleksi terbarunya tas bernuansa warna pink. Selanjutnya demi mempercantik, para designer mendapat dukungan dari Wardah dan Indonesia Fashion Gallery.

“Kami berusaha untuk mendukung para desainer Indonesia untuk go global.  Diharapkan industri fashion Indonesia akan diperhitungkan lagi di dunia internasional,” ujar Carolina Septerita, Creative Director dari Wardah Beauty.

Seusai penampilan di ASC Fashion Week, kegiatan lainnya Hengki Kawilarang, Nasya Collyer, CLO by Coreta bersama dengan beberapa desainer lainnya seperti Vivi Zubedi dan Sekar Kedaton, juga mengadakan trunk show “Fashion & Culture”, di gedung Kantor Jendral Republik Indonesia, di New York. (Maya Nurindah koresponden Beritaenam.com di New York / Photo: Bianca Barben).

Tag :
Follow Us :





BERITA TERBARU

  • ©2018 beritaenam.com

Portal Berita beritaenam.com