Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan mengalahkan seniornya, Jonatan Christie, 21-14, 21-9 di babak 16 besar Denmark Open 2026. Laga sesama wakil Indonesia itu berlangsung di Odense, Denmark, Kamis, 15 Oktober 2026.
Alwi Farhan Menang Dua Gim Langsung atas Jonatan
Kemenangan di Odense menjadi yang pertama bagi Alwi Farhan atas Jonatan, menurut Liputan6. Dalam dua pertemuan sebelumnya, Alwi selalu kalah meski sempat merebut gim pertama.
Dua pertemuan itu terjadi di Korea Open 2025 dan Indonesia Open 2026, menurut JPNN. Pada laga Kamis, Alwi menuntaskan pertandingan dalam dua gim.
Jonatan tampil di turnamen ini sebagai unggulan keempat dan juara bertahan setelah menjuarai Denmark Open 2025. Keduanya sama-sama lolos dari babak 32 besar, sebagaimana diberitakan saat Jonatan Christie, Putri KW, dan Alwi Farhan melaju ke 16 besar Denmark Open 2026.
Alwi menyebut kunci kemenangannya ada pada pengendalian emosi, menurut keterangan PBSI yang dikutip CNN Indonesia. Ia menilai dirinya lebih mampu mengendalikan diri dibanding dua pertemuan sebelumnya.
Alwi Farhan yang masih muda itu juga menyebut Jonatan sebagai idolanya. Ia mengaku senang bisa kembali berhadapan dengan seniornya di pelatnas.
“Saya juga selalu senang dan terhormat bisa melawan dia lagi karena dia adalah idola saya.” (Alwi Farhan, tunggal putra Indonesia, dalam keterangan PBSI)
Tantangan Anders Antonsen dan Publik Tuan Rumah
Di perempat final, Alwi Farhan menghadapi tunggal putra tuan rumah Anders Antonsen. Bagi Alwi Farhan, Antonsen yang merupakan unggulan kelima menjadi ujian berat berikutnya.
Laga perempat final dijadwalkan Jumat, 16 Oktober 2026, di Lapangan 1 Jyske Bank Arena. Sesi pertandingan dimulai pukul 16.00 WIB, dan laga Alwi berada di urutan kesembilan.
Alwi mengaku sudah menyiapkan aspek nonteknis untuk menghadapi dukungan penonton tuan rumah. Ia menyebut atmosfer pertandingan sebagai bagian yang harus dihadapi dan mengaku tidak sabar menyambut perempat final.
“Saya bakal menikmati itu semua karena bagian dari permainan.” (Alwi Farhan, dalam keterangan PBSI)
Putri KW dan Fajar/Fikri Juga ke Perempat Final
Selain Alwi Farhan, Indonesia menempatkan dua wakil lain di perempat final. Mereka adalah tunggal putri Putri Kusuma Wardani dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Fajar/Fikri mengalahkan pasangan tuan rumah Christian Faust Kjaer/Rasmus Kjaer 21-19, 21-10. Di perempat final, mereka menghadapi pasangan Thailand Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul.
Bersama Alwi Farhan, Fajar/Fikri menjadi wakil Indonesia yang tersisa dari sektor ganda putra. Dari sektor ganda putri, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum terhenti.
Putri KW akan menghadapi Wang Zhi Yi dari China dan menyatakan siap tampil habis-habisan. Sebelumnya, Putri menyingkirkan Supanida Katethong dari Thailand 21-16, 21-13.
“Besok bertemu Wang Zhi Yi saya ingin habis-habisan. Ingin menang lagi dari dia karena sudah pernah merasakan caranya menang.” (Putri Kusuma Wardani, dalam keterangan PBSI)
Putri pernah mengalahkan Wang Zhi Yi di perempat final Japan Open 2026. Kemenangan itu membawanya ke semifinal turnamen tersebut.
Hasil Wakil Indonesia Lain di Odense
Indonesia mengirim tiga tunggal putra, satu tunggal putri, lima ganda putra, tiga ganda putri, dan dua ganda campuran ke Denmark Open 2026. Turnamen berstatus Super 750 itu berlangsung pada 13 hingga 18 Oktober 2026.
Dua ganda campuran Indonesia terhenti di babak 32 besar. Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu kalah dari pasangan Taiwan, sedangkan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah kalah dari unggulan keenam asal China.
Prestasi tunggal putra ini melanjutkan tren positif setelah Jonatan Christie memuncaki ranking BWF dan mengakhiri penantian 26 tahun. Hingga Jumat pagi, 16 Oktober 2026, Alwi Farhan, Putri KW, dan Fajar/Fikri menjadi tiga wakil Indonesia yang tersisa dan bertanding di perempat final pada hari yang sama. Simak berita olahraga lain di kanal Olahraga.

