Site icon Beritaenam.com

AS Iran Damai, Italia Resmi Buka Kembali Kedutaan di Teheran Usai MoU 14 Poin Diteken

as iran damai

AS Iran damai ditandai langkah konkret ketika Italia membuka kembali kedutaan besarnya di Teheran pada Jumat (19/6/2026), empat hari setelah Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani Nota Kesepahaman Islamabad yang berisi 14 poin kesepakatan damai. Italia sebelumnya menutup kantor diplomatiknya di ibu kota Iran sejak awal Maret 2026 karena alasan keamanan akibat perang.

Rincian MoU Damai AS-Iran: 14 Poin dan Pembukaan Selat Hormuz

Trump menandatangani nota kesepahaman di Istana Versailles, Prancis, pada Rabu malam (17/6/2026). Hampir bersamaan, Pezeshkian meneken dokumen versi bahasa Farsi di Teheran. Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, merilis foto Pezeshkian memegang dokumen 14 poin dengan tanda tangan kedua kepala negara. Pakistan berperan sebagai mediator dan mengumumkan kesepakatan berlaku bersama AS dan Iran pada Kamis (18/6/2026).

“Baru saja menandatangani. Ini adalah kesepakatan yang memungkinkan kita membuka Selat Hormuz segera dan membuat Iran berkomitmen menghancurkan material nuklir.”  – Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, di Istana Versailles, Prancis

Dokumen bertajuk “Nota Kesepahaman Islamabad antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran” itu memuat 14 poin yang mengatur berakhirnya konflik. Poin-poin utamanya mencakup penghentian segera dan permanen operasi militer di seluruh front termasuk Lebanon, penghormatan kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing negara, serta negosiasi menuju perjanjian final dalam maksimal 60 hari. AS juga berkomitmen mencabut blokade laut terhadap Iran dalam 30 hari, memberi pengecualian sanksi untuk ekspor minyak Iran, dan membuka akses ke aset Iran yang dibekukan. Rekonstruksi ekonomi Iran senilai sedikitnya 300 miliar dolar AS turut masuk dalam dokumen tersebut.

Italia Buka Kedutaan Teheran, Normalisasi Diplomatik Eropa Dimulai

Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani menyampaikan kabar pembukaan kembali kedutaan kepada parlemen Italia dalam sesi Question Time pada Rabu (17/6/2026). Ia menyebut AS Iran damai sebagai perkembangan yang menggembirakan dan menyebut ada secercah harapan perdamaian di Timur Tengah. Italia memindahkan seluruh staf diplomatiknya ke Azerbaijan ketika perang pecah pada awal Maret 2026.

“Kedutaan kami di Teheran akan dibuka kembali pada Jumat. Duta besar kami akan kembali ke ibu kota Iran bersama semua diplomat dan pejabat kementerian luar negeri kami. Di wilayah yang kompleks seperti Timur Tengah, kehati-hatian sangat penting.”  – Antonio Tajani, Menteri Luar Negeri Italia

Langkah Italia menjadi sinyal awal normalisasi hubungan diplomatik antara negara-negara Eropa dan Iran pascakesepakatan. Perang Iran 2026 dimulai pada 28 Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan udara terhadap fasilitas militer dan nuklir Iran. Konflik itu menyebabkan penutupan Selat Hormuz oleh Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), mengguncang pasokan energi global, dan memicu penutupan berbagai kantor kedutaan Barat di Teheran.

Selat Hormuz Mulai Dibuka, Ranjau Laut Jadi Tantangan 30 Hari

Tiga kapal tanker super berbendera Arab Saudi yang memuat 6 juta barel minyak mentah berlayar melewati Selat Hormuz pada Kamis (18/6/2026), beberapa jam setelah MoU ditandatangani. Harga minyak mentah Brent turun 2 persen menjadi di bawah 78 dolar AS per barel, terendah sejak awal konflik. Namun proses normalisasi jalur pelayaran diperkirakan membutuhkan waktu karena pembersihan ranjau laut yang ditanam selama perang diperkirakan memerlukan 30 hingga 50 hari sebelum Selat Hormuz dinyatakan benar-benar aman oleh perusahaan asuransi dan operator kapal.

Iran menyatakan lalu lintas kapal komersial akan ditingkatkan secara bertahap sesuai Pasal 5 MoU. Juru runding utama Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan Iran akan memungut biaya dari kapal yang melintas setelah masa bebas biaya 60 hari berakhir. Kesepakatan AS Iran damai ini membuka periode negosiasi 60 hari untuk merumuskan perjanjian final yang mencakup isu program nuklir Iran, stok uranium, dan pencabutan sanksi penuh. Perjanjian final nantinya akan disahkan melalui resolusi mengikat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Baca juga: Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran Usai Kesepakatan Damai AS-Iran

Exit mobile version