Site icon Beritaenam.com

Brankas Tersembunyi Cafe de’Clan Cipete Digeledah, Sita Rp67 Miliar

brankas tersembunyi Cafe de'Clan

Brankas tersembunyi Cafe de’Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, dibongkar penyidik Polri pada Rabu (8/7/2026). Dari dalam brankas yang terselip di balik dinding tersebut, polisi menemukan tumpukan uang tunai rupiah beserta dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura. Temuan ini menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian penggeledahan besar Polri di wilayah Jabodetabek.

Kronologi Penemuan Brankas Tersembunyi Cafe de’Clan

Penggeledahan dilakukan penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Lokasi kafe berada di Jalan Cilandak Tengah, Cipete, Jakarta Selatan, dan operasi berlangsung sejak Rabu siang hingga sore hari.

Petugas memusatkan perhatian pada lantai dua kafe. Sejumlah petugas terlihat menggeser sebuah lemari kayu yang menempel di dinding. Di balik lemari pajangan yang dapat dibuka dengan cara didorong itu, tersembunyi sebuah brankas berukuran sekitar dua kali satu meter dalam kondisi terkunci rapat.

Setelah brankas berhasil dibuka, penyidik menemukan uang tunai dalam berbagai mata uang. Sebagian uang bahkan tampak disimpan dalam amplop kertas. Total nilai sitaan dari kafe tersebut dilaporkan mencapai sekitar Rp60 miliar berdasarkan hitungan sementara petugas di lokasi.

Suasana sekitar kafe dijaga ketat aparat kepolisian. Sejumlah kendaraan operasional terlihat parkir di pinggir jalan, sementara garis polisi dipasang di area masuk kafe untuk membatasi akses publik selama proses penggeledahan berlangsung.

Money Changer Ikut Digeledah Polri

Selain kafe, penyidik juga menggeledah Koin Money Changer yang berlokasi bersebelahan di kawasan Cipete. Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan aset tambahan senilai sekitar Rp7,2 miliar. Dengan demikian, total sitaan dari dua titik di Cipete mencapai Rp67,2 miliar.

Penyidik turut mengangkut empat koper berisi uang dan dokumen dari lokasi. Selain barang bukti, tiga orang pegawai juga dibawa untuk dimintai keterangan karena dinilai mengetahui aktivitas di lokasi tersebut. Polisi kemudian melakukan penyegelan terhadap lantai dua kafe dan area money changer.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan operasi penggeledahan menyasar lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan aset serta pengendalian aliran dana. Ia menegaskan penyidik akan menelusuri lebih jauh pola transaksi keuangan yang berlangsung di dua titik tersebut.

Terkait Kasus Blackout PLN dan Asabri

Penemuan brankas tersembunyi Cafe de’Clan merupakan bagian dari penyidikan tiga perkara besar. Perkara pertama menyangkut dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN yang disebut memicu pemadaman listrik atau blackout di Sumatera. Informasi lain seputar kasus hukum terbaru dapat dibaca di kanal Hukum BeritaEnam.

Dua perkara lainnya adalah dugaan korupsi dan pencucian uang dalam penanganan perkara PT Asabri serta Asuransi Jiwasraya, dan dugaan korupsi dalam penyelesaian utang PT CBS kepada anak usaha PT Krakatau Steel. Ketiganya diduga melibatkan oknum penyelenggara negara pada kurun 2020 hingga 2025.

Cafe de’Clan juga sempat disebut sebagai lokasi kejadian perkara dalam kasus penguntitan seorang pejabat penegak hukum beberapa waktu lalu. Sejumlah jaksa dilaporkan turut memantau jalannya penggeledahan di lokasi tersebut untuk memastikan barang bukti yang disita relevan dengan perkara yang telah dilaporkan sebelumnya.

Rangkaian Berlanjut ke Rumah Mewah Sentul

Usai menggeledah Cipete, tim gabungan melanjutkan operasi ke sebuah rumah mewah di kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor. Pola yang ditemukan serupa, yakni brankas tersembunyi di balik dinding bermotif kayu. Penyidikan lengkapnya dilaporkan Tempo.

Namun, temuan di Sentul jauh lebih besar. Penyidik menemukan tujuh koper berisi 74 kilogram emas batangan, jutaan dolar AS dan dolar Singapura, serta uang tunai rupiah. Estimasi total nilainya mencapai Rp476 miliar. Secara keseluruhan, Polri telah menggeledah 12 lokasi di Jabodetabek.

Kepolisian menyatakan seluruh barang bukti akan dihitung ulang secara rinci sebelum ditetapkan statusnya dalam perkara. Proses tersebut membutuhkan waktu tambahan karena volume aset yang disita cukup besar dan mencakup beberapa jenis mata uang berbeda.

Penutup Kasus Brankas Tersembunyi Cafe de’Clan

Pembongkaran brankas tersembunyi Cafe de’Clan menjadi titik awal dari rangkaian penggeledahan yang mengungkap aset bernilai ratusan miliar rupiah. Penyidikan masih berlanjut, dan kepolisian belum menetapkan tersangka maupun mengumumkan identitas pihak yang diduga menguasai aset tersebut. Publik menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai keterkaitan aset dengan perkara korupsi yang tengah diusut.

Exit mobile version