Site icon Beritaenam.com

Cak Imin: Kalau Jokowi Menang, PKB Bisa Dapat Menkominfo

Muhaimin Iskandar.

Beritaenam.com, Jakarta – Ketum PKB Muhaimin Iskandar berbicara tentang infrastruktur pendidikan di hadapan para kadernya. Dia pun sempat menyinggung soal jatah kursi menteri untuk PKB.

Pria yang akrab disapa Cak Imin itu awalnya berbicara mengenai kemajuan infrastruktur pendidikan di pesantren. Dia lalu mengungkap soal PKB yang menginisiasi RUU Pesantren di DPR RI.

“Salah satu infrastruktur adalah semua sarana yang dibutuhkan, jangka pendek misalnya sederhana saja, pesantren itu nggak punya Wi-Fi untuk mengakses ilmu dan informasi, jangankan pesantren, DPP PKB Wi-Fi-nya lemot itu juga terjadi, saya sudah frustrasi kalau soal Wi-Fi ini,” ungkap Cak Imin.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Festival Hari Santri 2018 di kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat (30/11/2018). Di hadapan para santri, Cak Imin mengungkapkan PKB di Jawa Barat telah menyebar 6.000 titik Wi-Fi gratis.

“Nanti kita juga akan sebar spot-spot Wi-Fi gratis di pesantren-pesantren. Kita bayari tiap bulan untuk gratis bisa akses Wi-Fi,” sebutnya.

Kemudian Cak Imin menyinggung jatah bagi PKB bila Joko Widodo menang Pilpres 2019. Nada bicara Cak Imin tampak santai, tapi tidak jelas apakah maksudnya bercanda atau hanya untuk menyemangati para santri.

“Apalagi nanti tahun depan kalau Pak Jokowi menang, PKB bisa dapat Menkominfo, bertambah gratis gratis tis-tis. Itu infrastruktur,” sebut Cak Imin disambut sorai para santri.

Kemudian Cak Imin berbicara mengenai keilmuan pesantren. Ia menyebut adanya target mengenai hal ini.

“Targetnya, ketika Hari Santri 2018 adalah membuka akses seluas-luasnya bagi santri untuk berperan mengabdi kepada bangsa dan negara, salah satunya bangsa ini belum maju karena jumlah pengusahanya sedikit,” kata Cak Imin, seperti dilansir dari detik.com

Dia mengatakan perlu banyak entrepreneur yang tangguh dari kalangan santri. Dengan begitu, kata Cak Imin, santri bisa lebih banyak lagi berkontribusi untuk Tanah Air.

“Karena salah satu teorinya, semakin negara maju, semakin banyak jumlah pengusaha yang hadir di dalam kegiatan ekonomi bangsanya,” tutupnya.

Exit mobile version