DEPOK – Perjalanan sebuah lagu sering kali tidak berhenti pada versi originalnya saja. Beberapa lagu justru menemukan “nyawa baru” Ketika dibawakan ulang dengan aransemen yang berbeda seperti halnya Cinta itu Buta versi Maulana Ardiansyah. Lagu galau tidak selalu harus terdengar sendu dan penuh air mata. Buktinya, “Cinta Itu Buta” justru berubah total Ketika dibawakan ulang dengan sentuhan ska reggae oleh Maulana Ardiansyah.
Jika lagu “Cinta Itu Buta” versi aslinya identik dengan nuansa sendu dan galau yang mendalam, versi terbaru ini justru membawa suasana yang jauh lebih santai, ringan, dan bikin badan otomatis ikut bergoyang. Transformasi ini menjadi bukti bahwa sebuah lagu bisa memiliki dua wajah yang sama-sama kuat, tergantung bagaimana lagu itu diolah.
“Cinta Itu Buta” dikenal dengan lagu yang menggambarkan kisah cinta yang tidak selalu berjalan sesuai harapan.
Vibes baru yang bikin lagu “Cinta Itu Buta” terasa hidup lagi adalah, ada pada aransemen musiknya. Ketukan drum yang lebih upbeat, gitar reggae yang khas, serta alunan yang ringan membuat lagu ini punya energi baru. Alih-alih tenggelam dalam kesedihan, pendengar justru diajak menikmati rasa itu dengan cara yang lebih “ringan”.
Liriknya yang penuh emosi membuat pendengar mudah larut dalam suasana sedih dan reflektif. Namun, dalam versi ska reggae suasana itu berubah drastis. Perubahan ini lah yang membuat banyak pendengar kagum.
Sentuhan khas Maulana Ardiansyah, bukan hal baru di dunia musik cover Indonesia. Ia kerap mengahdirkan ulang lagu-lagu popular dengan gaya vokal yang khas dengan aransemen yang lebih segar.
Dalam versi ini, Maulana Ardiansyah kembali menunjukkan kemampuannya menjaga keseimbangan antara emosi lagu asli dan aransemen yang lebih segar. Vokalnya yang khas membuat perubahan genre ini tetap terasa lebih natural. Tidak ada kesan dipaksakan, justru seperti lagu ini memang “lahir kembali” dalam versi yang berbeda.
Ada sesuatu yang unik dari versi ska reggae ini. Banyak pendengar merasa tidak menyangka bahwa lagu galau bisa terdengar seceria ini tanpa kehilangan maknanya. Selain itu, lagu “Cinta Itu Buta” versi ska reggae ini terasa lebih fleksible, yang bisa diputar saat bersantai, berkendara, atau bahkan saat sedang merenung, tapi dengan suasana hati yang tidak terlalu berat.
Tidak sedikit pendengar yang memberikan respons positif terhadap versi ini. Di media sosial, banyak yang mengaku awalnya hanya iseng mendengar, tapi akhirnya malah mengulang lagu ini berkali-kali. Potingan lagu ini juga mulai sering muncul di berbagai konten video pendek, menandakan video ini berhasil menemukan audiens baru diluar pendengar aslinya.
Kamu bisa tonton Offician Music Video Cinta itu Buta versi Maulana Ardiansyah di channel YouTube Maulana Ardiansyah Official
Baca juga: Mutiara – Maulana Ardiansyah Acoustic Version, Tembus 200 Ribu Views dalam 11 Hari

