Drawing Piala Asia 2027 resmi dijadwalkan pada 9 Mei 2026 di Distrik At-Turaif, Riyadh, Arab Saudi, setelah Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengeluarkan rilis resminya pada Rabu, 15 April 2026. Timnas Indonesia, yang menempati peringkat ke-122 FIFA edisi April 2026, dipastikan berada di Pot 4 sebagai kelompok unggulan terbawah, membuka peluang bertemu tim-tim raksasa Asia sejak fase grup.
Pembagian pot didasarkan sepenuhnya pada peringkat FIFA. Posisi Timnas Indonesia di Pot 4 berarti Skuad Garuda asuhan John Herdman akan satu grup dengan satu tim dari Pot 1, satu dari Pot 2, dan satu dari Pot 3. Dalam skenario terburuk, Indonesia bisa bertemu Jepang atau Iran dari Pot 1, sekaligus berhadapan dengan Thailand atau Vietnam dari Pot 3.
Drawing Diundur dari 11 April ke 9 Mei 2026
AFC menggeser jadwal drawing yang awalnya ditetapkan pada 11 April 2026 di lokasi yang sama. Perubahan ini dilakukan untuk memastikan partisipasi penuh dari semua pemangku kepentingan utama dan asosiasi anggota peserta. Lokasi drawing di kawasan bersejarah At-Turaif, ad-Dir’iyah, dipilih karena statusnya sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, memberikan latar budaya yang istimewa bagi prosesi undian turnamen paling bergengsi di Asia tersebut.
Piala Asia 2027 yang akan berlangsung mulai 7 Januari hingga 5 Februari 2027 menjadi edisi pertama yang digelar di Arab Saudi. Turnamen ini akan diikuti 24 tim nasional yang dibagi ke dalam enam grup, dengan masing-masing grup berisi empat negara. Sistem lolos ke babak 16 besar: juara dan runner-up tiap grup lolos otomatis, ditambah empat tim terbaik dari peringkat ketiga.
Pembagian Empat Pot Piala Asia 2027
Pot 1: Arab Saudi (tuan rumah, FIFA 61), Jepang (18), Iran (21), Korea Selatan (25), Australia (27), Uzbekistan (50) Pot 2: Qatar (55), Irak (57), Yordania (63), Uni Emirat Arab (68), Oman (79), Suriah (84) Pot 3: Bahrain (91), Thailand (93), China (94), Palestina (95), Vietnam (99), Tajikistan (103) Pot 4: Kirgistan (107), Korea Utara (118), Indonesia (122), Kuwait (134), Singapura (147), Lebanon/Yaman (TBD) (Angka dalam kurung = peringkat FIFA April 2026)
Satu Slot Terakhir: Lebanon vs Yaman pada 4 Juni 2026
Sebanyak 23 dari 24 negara peserta sudah memastikan tempat di putaran final Piala Asia 2027. Satu tiket terakhir akan diperebutkan antara Timnas Lebanon dan Timnas Yaman pada 4 Juni 2026 dalam babak play-off yang digelar di lokasi netral Qatar. Laga ini sebelumnya tertunda akibat konflik bersenjata di wilayah Lebanon. Siapapun yang menang antara Lebanon atau Yaman akan bergabung di Pot 4 bersama Timnas Indonesia.
Empat wakil Asia Tenggara yang sudah memastikan tiket ke Piala Asia 2027 adalah Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Singapura. Thailand dan Vietnam berada di Pot 3, sementara Singapura satu pot dengan Indonesia di Pot 4. Ketidakhadiran Malaysia dari turnamen ini menjadi catatan tersendiri bagi peta sepak bola ASEAN.
Skenario Grup yang Mungkin Dihadapi Indonesia
Berada di Pot 4 membuat Indonesia tidak bisa menghindar dari satu tim Pot 1 sekaligus satu tim Pot 3 dalam grupnya. Skenario tersulit adalah bertemu Jepang (FIFA 18) dari Pot 1 yang merupakan juara bertahan Piala Asia 2023, ditambah China (FIFA 94) atau Vietnam (FIFA 99) dari Pot 3.
Namun ada juga skenario yang lebih ringan. Indonesia bisa masuk grup bersama Uzbekistan dari Pot 1 dan Tajikistan atau Bahrain dari Pot 3, yang secara peringkat masih dalam jangkauan. Dalam setiap skenario, Timnas Indonesia harus mengincar efisiensi poin di dua laga awal untuk memaksimalkan peluang lolos.
“Skuad Garuda berpotensi menghadapi lawan-lawan yang berat. Mereka bisa saja bertemu raksasa sejak fase grup.” — Liputan6, 16 April 2026
Target Indonesia: Lolos Fase Grup untuk Pertama Kali di Era Modern
Keikutsertaan Indonesia di Piala Asia 2027 adalah bagian dari perjalanan panjang sepak bola nasional yang sedang dalam fase kebangkitan. Di bawah pelatih John Herdman, program jangka panjang terus dijalankan dengan target lolos dari fase grup sebagai capaian minimum. Indonesia terakhir kali lolos ke babak knockout Piala Asia pada tahun 2004.
Menjelang drawing, PSSI dan tim pelatih dijadwalkan mematangkan program latihan intensif serta agenda pertandingan persahabatan untuk memastikan tim berada dalam kondisi terbaik. Hasil drawing pada 9 Mei 2026 akan menjadi penentu arah persiapan teknis tim nasional dalam menghadapi turnamen bergengsi yang akan dimulai pada Januari 2027.
Baca juga: Timnas Hoki Putra Indonesia Tantang Tuan Rumah Thailand di Laga Penentu Tiket Asian Games 2026

