Site icon Beritaenam.com

Feri Tenggelam di Danau Kariba Zimbabwe, 44 Orang Tewas dan Status Bencana Ditetapkan

feri tenggelam di Danau Kariba

Sedikitnya 44 orang tewas setelah feri tenggelam di Danau Kariba, Zimbabwe, pada Selasa, 11 Agustus 2026, dalam salah satu kecelakaan kapal penumpang terburuk yang tercatat di danau tersebut.

Kronologi Feri Tenggelam di Danau Kariba

Kapal yang dioperasikan Rural Infrastructure Development Agency atau RIDA terbalik setelah diterjang gelombang kuat di dekat Long Island. Kapal tersebut tengah berlayar dari kota tepi danau Kariba menuju Chalala.

Unit Perlindungan Sipil Zimbabwe menyatakan kapal mengangkut sedikitnya 114 penumpang dewasa dan lima awak berdasarkan data penjualan tiket terdaftar. Sejumlah anak di bawah usia tiket juga diyakini berada di atas kapal. Berita internasional lain di kanal Internasional BeritaEnam.

Jumlah penumpang tersebut melampaui kapasitas kapal yang hanya dirancang untuk 90 orang. Kapal itu biasanya melayani rute antara kota Kariba dengan sejumlah pulau dan desa nelayan di sekitarnya.

“Ketika kami di perairan, terlihat tanda bahaya lalu kapal terdekat merespons.” — Maxton Kanhema, saksi mata

Korban dan Proses Evakuasi

Unit Perlindungan Sipil awalnya melaporkan 77 orang berhasil diselamatkan dan 15 jasad ditemukan. Angka tersebut kemudian diperbarui kepolisian seiring berlanjutnya operasi pencarian.

Kepolisian Republik Zimbabwe menyampaikan pembaruan data korban melalui akun resmi mereka pada Rabu. Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan kapal RIDA di Kariba tercatat mencapai 44 orang. Laporan lengkap tersedia di Al Jazeera.

“Jumlah korban tewas dalam kecelakaan kapal RIDA di Kariba kini 44.” — Kepolisian Republik Zimbabwe, pernyataan resmi

Dua rumah duka dikerahkan untuk mengumpulkan jenazah korban. Pencarian terhadap orang yang belum ditemukan masih berlanjut di sekitar lokasi kejadian. Kondisi cuaca dilaporkan menyulitkan upaya pencarian di lokasi.

Status Bencana Ditetapkan

Presiden Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa, menetapkan status bencana menyusul peristiwa tersebut. Penetapan itu memungkinkan pengerahan sumber daya tambahan untuk penanganan korban.

Peristiwa feri tenggelam di Danau Kariba ini disebut sebagai salah satu bencana kapal penumpang terburuk yang pernah tercatat di perairan tersebut. Skala korban membuat kejadian ini menjadi sorotan nasional.

Danau Kariba berada di perbatasan Zimbabwe dengan Zambia, sekitar 300 kilometer di timur laut ibu kota Harare. Danau tersebut merupakan danau buatan terbesar di dunia berdasarkan volume airnya.

Kapasitas Kapal dan Sorotan Keselamatan

Kapal milik badan pengembangan infrastruktur pedesaan itu tercatat mengangkut penumpang melebihi kapasitas yang diizinkan. Selisih antara jumlah penumpang dan kapasitas resmi menjadi salah satu sorotan utama publik.

Jumlah anak di bawah usia tiket yang berada di atas kapal belum dapat dipastikan. Kondisi tersebut menyulitkan upaya menghitung total orang yang berada di kapal saat kejadian.

Rekaman perjalanan sebelum kapal terbalik memperlihatkan penumpang mempertanyakan kondisi perairan yang bergelombang. Video tersebut kemudian beredar luas dan menambah perhatian publik terhadap insiden ini.

Jalur Transportasi Vital Warga

Danau Kariba memiliki panjang lebih dari 200 kilometer dengan lebar mencapai puluhan kilometer. Perairan luas tersebut menjadi jalur transportasi penting bagi warga di pulau-pulau dan desa nelayan sekitarnya.

Operasi pencarian melibatkan kapal-kapal terdekat yang merespons tanda bahaya dari lokasi kejadian. Sejumlah penumpang berhasil diselamatkan berkat bantuan perahu yang berada tidak jauh dari titik kapal terbalik.

Peristiwa feri tenggelam di Danau Kariba terjadi tidak lama setelah kapal berangkat pada pagi hari. Cuaca buruk saat keberangkatan menjadi salah satu hal yang disorot para saksi di lokasi.

Standar Keselamatan Angkutan Air Disorot

Otoritas setempat menerjunkan tim gabungan untuk menyisir perairan di sekitar Long Island. Pencarian dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan kondisi gelombang dan cuaca yang berubah-ubah.

Kejadian ini memicu diskusi mengenai standar keselamatan angkutan air di Zimbabwe. Pemerintah setempat belum menyampaikan rencana perbaikan sistem secara rinci.

Hingga berita ini disusun, otoritas Zimbabwe masih melanjutkan pencarian korban peristiwa feri tenggelam di Danau Kariba yang belum ditemukan. Penyebab pasti kecelakaan juga masih dalam pendalaman pihak berwenang.

Exit mobile version