Site icon Beritaenam.com

Harga Emas Dunia Naik ke Level USD4.409 per Ons Ditopang Pelemahan Dolar AS

harga emas dunia

Harga emas dunia menguat pada perdagangan Kamis, 3 September 2026. Di pasar spot, logam mulia naik 0,5 persen menjadi USD4.409,97 per ons pada pukul 02.19 GMT, seperti dilaporkan Liputan6.

Pergerakan Harga Emas Dunia di Pasar Spot dan Berjangka

Kenaikan tersebut terjadi setelah harga sempat menyentuh level terendah dalam hampir satu bulan pada sesi sebelumnya. Pemulihan berlangsung seiring perubahan sentimen di pasar keuangan global.

Kontrak berjangka emas Amerika Serikat juga menguat pada periode yang sama. Kenaikannya tercatat 0,9 persen ke level USD4.455,30 per ons.

Selisih antara harga spot dan kontrak berjangka mencerminkan ekspektasi pelaku pasar terhadap arah suku bunga. Keduanya bergerak searah pada perdagangan tersebut.

Pergerakan harga emas dunia sepanjang pekan ini tercatat cukup bergejolak. Setelah tertekan pada awal pekan, logam mulia kembali menemukan pijakan menjelang rilis data ekonomi utama.

Emas umumnya menjadi aset lindung nilai ketika ketidakpastian ekonomi global sedang meningkat. Karakter tersebut membuat pergerakan harganya sangat sensitif terhadap perubahan ekspektasi suku bunga.

Pelemahan Dolar AS Jadi Pendorong Utama Kenaikan

Dolar Amerika Serikat berada di bawah tekanan pada perdagangan tersebut. Kondisi itu membuat logam mulia yang dihargai dalam mata uang tersebut menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat juga turun dari level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan imbal hasil umumnya mengurangi daya tarik aset berbunga dibandingkan emas.

Investor sekaligus bersiap menantikan rilis data nonfarm payrolls Amerika Serikat. Data tersebut dijadwalkan keluar pada akhir pekan dan berpotensi membentuk ekspektasi kebijakan Federal Reserve.

Sebelum data utama tersebut, laporan ketenagakerjaan nasional ADP lebih dulu dirilis. Laporan itu menunjukkan jumlah pekerja sektor swasta Amerika Serikat mengalami kenaikan.

Harga Emas Antam Ikut Naik Rp15.000 per Gram

Di pasar domestik, harga emas batangan Antam bergerak naik pada hari yang sama. Harga tercatat naik Rp15.000 menjadi Rp2.639.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.624.000 per gram.

Kenaikan juga terjadi pada harga beli kembali atau buyback. Berdasarkan data pukul 09.00 WIB, harga buyback berada di angka Rp2.492.000 per gram, naik Rp15.000 dari posisi sebelumnya.

Dengan posisi tersebut, selisih antara harga jual dan harga buyback mencapai Rp147.000 per gram. Selisih ini menjadi pertimbangan bagi pembeli yang berencana menjual kembali dalam waktu dekat.

Kenaikan pada Kamis terjadi setelah harga sempat anjlok Rp40.000 per gram pada perdagangan sebelumnya. Pergerakan harian logam mulia domestik tercatat cukup fluktuatif dalam sepekan terakhir.

Pada 27 Agustus 2026, harga emas Antam masih berada di level Rp2.723.000 per gram. Posisi itu kemudian menurun bertahap hingga menyentuh level saat ini.

Harga emas batangan domestik mengikuti pergerakan harga emas dunia sekaligus nilai tukar rupiah. Kombinasi kedua faktor tersebut membuat penyesuaian harga jual terjadi hampir pada setiap hari perdagangan.

Ketentuan Pajak dan Catatan Imbal Hasil Jangka Panjang

Transaksi emas batangan dikenakan ketentuan perpajakan yang berlaku. Pembelian dikenai PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tertera pada laman resmi.

Untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi.

Sebagai gambaran, pembelian pada 3 September 2025 di level Rp2.035.000 per gram memberikan imbal hasil positif sekitar 22 persen. Sebaliknya, pembelian pada 3 Maret 2026 di level Rp3.122.000 per gram masih berada dalam posisi rugi.

Simulasi tersebut menunjukkan pentingnya jangka waktu dalam kepemilikan logam mulia. Harga emas batangan bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar.

Catatan redaksi: Artikel ini memuat data pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan pembelian atau penjualan sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Arah harga emas dunia pada perdagangan berikutnya akan banyak ditentukan hasil rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat. Pelaku pasar juga terus mencermati sinyal arah kebijakan suku bunga dari bank sentral Amerika Serikat dalam beberapa pekan ke depan ini.

Exit mobile version