KTT Trump-Xi di Gedung Putih pada Kamis, 24 September 2026 menghasilkan perpanjangan gencatan senjata perdagangan selama dua bulan. Tenggat baru ditetapkan pada 10 Januari 2027.
Gencatan dagang jadi hasil utama KTT Trump-Xi
Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent menyampaikan kedua pihak sepakat memperpanjang gencatan yang semula berakhir pada November. Perpanjangan hanya berlaku dua bulan, menurut CNBC Indonesia.
“Perpanjangan ini akan memberi kedua belah pihak lebih banyak waktu.” — Scott Bessent, Menteri Keuangan Amerika Serikat
Perpanjangan tersebut pada dasarnya menunda pembahasan isu sentral ke putaran negosiasi berikutnya. Isu yang ditunda mencakup tarif, kewajiban pembelian oleh China, pasokan mineral tanah jarang, dan pembatasan teknologi.
Bessent menyebut Beijing telah memenuhi komitmen membeli 25 juta ton kedelai. Namun China masih tertinggal dari janji membeli produk pertanian lain senilai 17 miliar dolar Amerika Serikat.
Pejabat Amerika Serikat juga menilai pengiriman mineral tanah jarang masih kurang dari kesepakatan. Kedua pemimpin dijadwalkan bertemu lagi pada dua pertemuan puncak multilateral di Shenzhen dan Miami sebelum akhir tahun.
Xi Jinping menekan soal isu Taiwan
Isu Taiwan kembali muncul sebagai ganjalan dalam KTT Trump-Xi tersebut. Kantor berita Xinhua melaporkan China berharap Amerika Serikat menangani masalah Taiwan dengan kehati-hatian.
Versi bahasa Inggris Xinhua menyebut Xi berharap Washington secara tegas menentang kemerdekaan Taiwan. Rumusan itu lebih keras dibanding formulasi lama Washington yang menyatakan tidak mendukung kemerdekaan, sebagaimana disorot pada laporan pertemuan Trump Xi Jinping di Gedung Putih.
Gedung Putih belum mengeluarkan pernyataan resmi atas permintaan tersebut. Pejabat Amerika Serikat selama ini menghindari penolakan eksplisit karena perubahan bahasa dapat memicu reaksi Kongres.
Amerika Serikat terikat undang-undang untuk menyediakan persenjataan pertahanan bagi Taiwan. Trump sebelumnya sempat menyebut paket senjata senilai hingga 14 miliar dolar Amerika Serikat sebagai alat negosiasi.
Xi singgung teori jebakan Thucydides
Xi Jinping kembali menyinggung teori jebakan Thucydides dalam KTT Trump-Xi. Teori itu menyebut persaingan antara kekuatan yang sedang bangkit dan kekuatan mapan cenderung berujung peperangan.
Menurut Xi, risiko tersebut masih dapat diatasi oleh kedua negara. Ia menilai kerja sama menguntungkan kedua pihak, sementara konfrontasi merugikan keduanya.
Xi menyerukan dialog militer reguler serta mekanisme pencegahan krisis yang lebih kuat. Trump merespons dengan menarik memori aliansi kedua negara pada masa perang melawan Jepang.
Seremoni kenegaraan di Gedung Putih
Xi Jinping tiba di Amerika Serikat pada Rabu, 23 September 2026 dan dijemput langsung Trump di Joint Base Andrews. Kunjungan kenegaraan itu berlangsung selama tiga hari.
Upacara penyambutan digelar di Rose Garden yang telah didesain ulang. Pasukan berpakaian era kolonial dengan topi tiga sudut berbaris dan memainkan musik dalam acara tersebut.
Jet tempur dan pesawat pengebom melintas di atas lokasi upacara. Awak media juga disuguhi pemandangan South Lawn yang baru didesain ulang beserta helipad berlogo kepresidenan.
Catatan analis atas hasil pertemuan
Sejumlah analis menilai hasil KTT Trump-Xi tergolong terbatas dibanding ekspektasi awal. Kesepakatan yang dicapai dinilai cukup untuk diumumkan, tetapi belum menghapus sumber perselisihan, menurut opini di Bisnis.com.
“KTT akan terlihat berhasil pada hari pengumumannya.” — Mahendra Siregar, dalam opini di Bisnis.com
Kedua negara tidak menggelar konferensi pers maupun pernyataan bersama di akhir pertemuan. Pengumuman hasil disampaikan secara terpisah oleh masing-masing pihak.
Pertemuan ini menjadi yang kedua antara kedua pemimpin sepanjang 2026. Keduanya sebelumnya bertemu di Beijing pada Mei lalu dalam kunjungan kenegaraan Trump ke China.
KTT Beijing menghasilkan gagasan stabilitas strategis konstruktif serta pembentukan Board of Trade dan Board of Investment. Kesepakatan itu juga mencakup komitmen pembelian produk pertanian dan sedikitnya 200 pesawat Boeing.
Pelaksanaan hasil pertemuan Beijing dinilai masih tertinggal menjelang KTT Trump-Xi di Washington. Pesanan Boeing belum sepenuhnya menjadi kontrak dan pembelian produk pertanian berjalan lambat.
Pembicaraan tingkat teknis mendahului pertemuan pada akhir pekan sebelumnya. Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng bertemu bersama perwakilan dagang Jamieson Greer di New York.
Analisis Reuters menyebut Amerika Serikat masih akan bergantung pada China untuk pasokan tanah jarang hingga dekade 2030-an. Produksi domestik Amerika Serikat baru memenuhi sekitar 42 persen kebutuhan.
Pelaku pasar global masih menanti kejelasan arah kebijakan tarif kedua ekonomi terbesar dunia. Tenggat baru pada Januari 2027 menempatkan hasil KTT Trump-Xi sebagai jeda, bukan penyelesaian, di tengah dinamika kebijakan Donald Trump.

