Jonatan Christie resmi menempati peringkat satu dunia sektor tunggal putra. Posisi itu tercatat dalam daftar peringkat Federasi Bulu Tangkis Dunia yang diperbarui pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Pebulu tangkis berusia 28 tahun tersebut mengumpulkan 87.631 poin. Ia naik dua tingkat dari posisi ketiga pada daftar peringkat sebelumnya.
Jonatan Christie Unggul Tipis atas Christo Popov
Christo Popov dari Prancis membuntuti di posisi kedua dengan 87.002 poin. Selisih keduanya hanya 629 poin sehingga persaingan tetap terbuka.
Kunlavut Vitidsarn dari Thailand berada di urutan ketiga dengan 86.915 poin. Chou Tien Chen menempati posisi keempat dengan 86.580 poin.
Anders Antonsen dari Denmark bertahan di peringkat kelima. Shi Yu Qi dari China melorot ke posisi keenam setelah tersingkir di babak awal kejuaraan dunia.
Alex Lanier dan Kodai Naraoka yang menjadi finalis Kejuaraan Dunia 2026 menempati urutan ketujuh dan kedelapan. Lanier naik tiga peringkat setelah keluar sebagai juara di ajang tersebut.
Posisi kesembilan ditempati Victor Lai dari Kanada dengan 76.465 poin. Peta persaingan sepuluh besar dunia berubah cukup signifikan setelah rangkaian kejuaraan dunia tersebut berakhir.
Hasil Kejuaraan Dunia Membuka Jalan ke Puncak
Jonatan Christie sebenarnya hanya mampu melangkah hingga babak 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026. Namun hasil para pesaingnya juga tidak optimal di ajang yang sama.
Shi Yu Qi tersingkir di babak 64 besar, sedangkan Kunlavut dan Antonsen terhenti di perempat final. Chou Tien Chen sempat membuka peluang setelah mencapai semifinal.
Chou akhirnya kalah dari Kodai Naraoka dengan skor 21-17, 11-21, 10-21. Kekalahan itu membuat kalkulasi poinnya tersalip oleh wakil Indonesia tersebut.
Kejuaraan Dunia BWF 2026 berlangsung di New Delhi, India, dan berakhir pada Minggu, 23 Agustus 2026. Jonatan mengaku kecewa dengan hasil yang diraihnya di ajang tersebut.
“Sangat kecewa pastinya karena saya datang ke sini dengan harapan yang besar.” — Jonatan Christie, Tunggal Putra Indonesia
Ia menyatakan tetap harus menerima hasil yang didapat di New Delhi. Pernyataan itu disampaikan seusai pertandingan dan dikutip dari keterangan resmi PBSI.
Sebelumnya ia menilai persaingan sektor tunggal putra kini semakin merata. Menurutnya, pemain muda sudah mampu bersaing di level teratas.
“Sekarang tunggal putra sudah semakin rata, pemain muda sekarang juga bagus-bagus.” — Jonatan Christie, melalui keterangan tertulis PBSI
Mengakhiri Penantian 26 Tahun sejak Taufik Hidayat
Jonatan menjadi tunggal putra Indonesia pertama yang menempati puncak ranking BWF dalam 26 tahun terakhir. Pemain terakhir yang menduduki posisi itu adalah Taufik Hidayat pada 2000.
Sejumlah tunggal putra Indonesia sebelumnya kerap terhenti sebelum mencapai puncak. Anthony Sinisuka Ginting mencatat posisi terbaik di peringkat kedua pada Januari 2023.
Sony Dwi Kuncoro pernah menembus peringkat ketiga dunia pada Oktober 2004. Simon Santoso menyamai capaian tersebut pada Agustus 2010.
Rekam Jejak dan Posisi Wakil Indonesia Lain
Sepanjang kariernya, Jonatan Christie pernah menjuarai Asian Games, Kejuaraan Asia, SEA Games, dan All England. Gelar All England diraihnya pada edisi 2024 yang berlangsung di Birmingham, Inggris.
Posisi terbaiknya sebelum ini adalah peringkat kedua dunia pada 31 Januari 2023. Capaian itu diraih setelah ia menjuarai Indonesia Masters.
Di sektor ganda putra, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri berada di peringkat kedua dunia. Putri Kusuma Wardani menjadi wakil Indonesia dengan posisi tertinggi di tunggal putri, yakni urutan ketujuh.
An Se-young dari Korea Selatan masih memimpin ranking tunggal putri dengan 121.287 poin. Di ganda campuran, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping bertahan di posisi teratas.
Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum menjadi ganda putri Indonesia dengan peringkat terbaik di posisi kesembilan. Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah menempati urutan ke-15 ganda campuran.
Keunggulan tipis atas Popov membuat posisi Jonatan Christie belum sepenuhnya aman. Konsistensi di turnamen berikutnya akan menentukan seberapa lama ia mampu bertahan di puncak daftar peringkat dunia.
Sumber: Detik Sport, AFU

