Kepala BNPB Kristomei Sianturi menargetkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secepat mungkin. Letjen TNI itu dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.
Target Kepala BNPB Kristomei: Respons dalam Hitungan Menit
Kristomei menggantikan Letjen TNI Suharyanto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 113/P Tahun 2026, menurut CNN Indonesia. Ia sebelumnya menjabat Panglima Kodam XXI/Radin Inten yang membawahi Lampung dan Bengkulu.
Kristomei juga pernah menjabat Kepala Pusat Penerangan TNI dan Wakil Gubernur Akademi Militer. Pelantikannya disaksikan sejumlah menteri, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Seusai pelantikan, Kepala BNPB Kristomei menyatakan target utamanya adalah menuntaskan karhutla tanpa menunda. Langkah ini melanjutkan upaya pemerintah yang sebelumnya menerapkan strategi putus kepala api untuk menangani karhutla Sebangau.
“Ya, targetnya as soon as possible, secepat mungkin. Jangan sampai rakyat terus terdampak.” (Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB, 15 Oktober 2026)
Ia juga meminta jajarannya bersikap responsif. Menurut dia, waktu respons harus dihitung dalam menit, bukan jam.
Kristomei belum memastikan apakah karhutla akan ditetapkan sebagai bencana nasional atau daerah, menurut CNBC Indonesia. Ia menekankan kecepatan respons lebih penting daripada penetapan status, isu yang sebelumnya mengemuka saat karhutla belum dijadikan status bencana nasional karena dinilai masih mampu diatasi.
“Jangan sampai statusnya besar, tapi responsnya tidak ada, itu yang harus kita kerjakan terlebih dahulu.” (Letjen TNI Kristomei Sianturi, dikutip CNBC Indonesia)
Aset Dalam Negeri Dihimpun Sebelum Bantuan Asing
Kepala BNPB Kristomei menyatakan akan lebih dulu menghimpun aset milik pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Setelah itu, BNPB akan melihat bantuan luar negeri yang bisa segera dimanfaatkan.
Kristomei tidak menutup kemungkinan menerima bantuan dari negara lain, tetapi akan selektif. Ia juga menekankan sinkronisasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Koordinasi itu melibatkan kementerian, lembaga, TNI, dan Polri. Kristomei mengibaratkan kerja bersama itu seperti tali tambang yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Ia juga berencana mengunjungi lokasi kebakaran dalam waktu dekat.
Dampak Asap Karhutla di IKN dan Kualanamu
Kabut asap karhutla juga menyelimuti Ibu Kota Nusantara (IKN), menurut CNN Indonesia. Kualitas udara di sekitar Plaza Bhinneka tercatat pada kategori tidak sehat, dengan nilai ISPU PM2.5 sebesar 121 pada Kamis.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyebut aktivitas pemerintahan masih berjalan normal. Otorita bekerja sama dengan Lanud Dhomber dan BMKG untuk pengerahan helikopter water bombing dan operasi modifikasi cuaca.
“Aktivitas masih berjalan normal. Saya selalu memonitor untuk kondisi ini, khususnya penggunaan masker.” (Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita IKN)
Di Sumatera Utara, tiga penerbangan domestik dari Bandara Kualanamu dibatalkan pada Kamis akibat kabut asap. Ketiganya melayani rute ke Mandailing Natal, Takengon, dan Sibolga.
Pelantikan di Tengah Kasus KPK di BNPB
Pergantian pimpinan terjadi di tengah penyidikan KPK atas dugaan suap dan konflik kepentingan terkait dana siap pakai penanggulangan bencana. KPK menggelar operasi tangkap tangan pada Selasa, 13 Oktober 2026.
KPK menetapkan lima tersangka dan menahan mereka untuk 20 hari pertama, menurut CNN Indonesia. Salah satunya Bima Setiawan, Tenaga Ahli Kepala BNPB yang juga adik Suharyanto.
Tersangka lain adalah Gabriel Purwaka Sigit, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB, serta Tenaga Ahli Kepala BNPB Richard Erlangga. Dua lainnya berasal dari pihak swasta, yakni Gery Prasetiawan dan Syifa Nrika.
Kepala BNPB Kristomei menyatakan tidak akan mengintervensi proses hukum tersebut. Ia menyebut BNPB menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
“Kalau kasus OTT kemarin, kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk memproses hukumnya.” (Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB)
Kristomei juga menyatakan akan melakukan konsolidasi internal di BNPB. Pelantikan Kepala BNPB Kristomei berlangsung saat karhutla melanda sejumlah wilayah Indonesia. Ikuti perkembangan lain di kanal Nasional.

