Site icon Beritaenam.com

Mahfud MD: Pilih Presiden Secara Rasional Jangan Emosional

Mahfud MD.

beritaenam.com, Pontianak – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang juga tokoh nasional Mahfud MD mengimbau agar masyarakat Madura dapat menggunakan hak pilih sebaik-baiknya di Pemilu 2019.

Hal ini diungkapkannya saat menghadiri Isra Mi’raj dan dialog kebangsaan dengan masyarakat Madura di Kalbar.

“Memilih Presiden, pilih secara rasional jangan emosional, tidak ada pertimbangan marah dalam memilih karena kita akan memilih pemimpin yang baik,” kata Mahfud disela-sela dialog kebangsaan bersama masyarakat Madura, Minggu (03/03/2019).

Menurut mantan Ketua MK ini, dalam menentukan pilihan juga mesti diketahui rekam jejaknya.

“Saudara, calon Presiden itu tidak ada yang sempurna, semuanya begitu-begitu aja, tapi, dari yang ada tetap harus dipilih, caranya memilih ditimbang siapa yang paling dekat kepada rakyat, siapa yang paling tidak berbahaya kepada keberlangsungan republik ini, dikalkulasi, kalau ini jadi, ini yang dilakukan, ini latar belakangnya, rekam jejak,” terangnya.

Lebih lanjut, hal ini dipertegasnya seusai acara yang dilaksanakan di rumah adat budaya Madura, Jalan Selat Panjang Pontianak.

“Saya sebagai orang Madura yang merupakan salah seorang yang dituakan dari sekian banyak orang yang juga dituakan, saya berpesan masyarakat Madura menggunakan hak pilihnya didalam pemilu dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

“Memilih bukan karena kemarahan, kekecewaan atas perilaku seseorang, tapi memilih demi kebaikan Indonesia, jangan memilih atau tidak memilih karena misalnya simpati dengan saya, atau kecewa saya tidak jadi Wapres, jangan karena itu, milihlah yang benar karena yang dipertaruhkan Indonesia bukan Mahfud, bukan Jokowi, bukan Prabowo, bukan Ma’ruf Amin, bukan Sandi, siapa lagi, bukan AHY, yang dipertaruhkan Indonesia,” timpal Mahfud.

Dilansir dari tribunnews.com, Ia berharap, agar kemudian masyarakat dapat menggunakan hak pilih dengan hati nurani dan tidak golput.

“Oleh sebab itu memilih dalam kerangka mencari pemimpin Indonesia yang benar jangan karena emosi, jangan karena kemarahan, diukur sendiri mana yang lebih manfaat, mana yang lebih mudarat, itu sudah bisa diukur sendiri, pokoknya jangan golput, gunakan hak kontitusional sebaik-baiknya, dengan cara rasional dan hati nurani juga,” pungkasnya.

Exit mobile version