HYROX menjadi tren olahraga yang sedang naik daun di Indonesia. Kompetisi kebugaran ini memadukan lari dengan rangkaian latihan fungsional dalam satu format yang terstandarisasi secara global.
Apa Itu HYROX dan Bagaimana Formatnya
Kompetisi ini lahir pada 2017 di Hamburg, Jerman, dan kini digelar di lebih dari 30 negara. Setiap peserta menyelesaikan delapan putaran lari sejauh satu kilometer, dengan total delapan kilometer lari yang diselingi delapan stasiun latihan.
Setiap stasiun menguji kekuatan dan daya tahan melalui gerakan seperti sled push, rowing, hingga burpee. Urutan tantangan dibuat seragam di seluruh dunia, sehingga catatan waktu peserta dapat dibandingkan melalui papan peringkat resmi.
“HYROX adalah global hybrid race yang menggabungkan lari dan functional fitness.”
William Petty, Regional Events Manager HYROX Asia Pacific
Ajang ini terbagi dalam beberapa divisi, yakni tunggal, ganda, dan estafet berempat, serta kategori Open dan Pro sesuai kemampuan. Karena tidak menerapkan batas waktu ketat, formatnya dinilai lebih inklusif dibanding maraton atau triatlon.
Sering dijuluki maraton kebugaran, ajang ini kerap dibandingkan dengan CrossFit. Namun HYROX lebih menekankan gerakan fungsional alami seperti berlari, mendorong, menarik, dan melompat, tanpa menuntut keterampilan gimnastik tingkat tinggi.
HYROX Jakarta 2026 dan Ledakan Popularitas
Indonesia untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah lewat AirAsia HYROX Jakarta 2026. Ajang tersebut digelar pada 27 dan 28 Juni 2026 di kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta, dengan target ribuan peserta dari berbagai kalangan.
Popularitasnya menyebar cepat melalui media sosial, termasuk unggahan pengalaman peserta yang viral di TikTok dan Instagram. Banyak pusat kebugaran mulai membuka kelas khusus persiapan, sementara komunitas berkembang organik di Jakarta, Surabaya, dan Bali.
Pertumbuhan ini sejalan dengan tren global. Pada musim 2024 hingga 2025, tercatat lebih dari satu juta peserta terdaftar dalam perlombaan resmi, atau naik tiga kali lipat dibanding 2022.
Sejumlah jenama turut terlibat dalam ekosistem ini, mulai dari PUMA sebagai global partner hingga ION Water sebagai mitra ajang di Jakarta. PUMA bahkan menghadirkan sepatu khusus, Deviate Elite, serta program latihan komunitas untuk mempersiapkan peserta.
Peluang bagi Atlet dan Masyarakat
Kementerian Pemuda dan Olahraga menyoroti tingkat partisipasi olahraga nasional yang baru mencapai sekitar 26 persen. Ajang seperti ini diharapkan mendorong lahirnya atlet kebugaran baru sekaligus meningkatkan minat masyarakat berolahraga.
“Kita belajar lebih disiplin, lebih percaya diri, dan menghargai setiap progres.”
Edwardo Senaen, atlet HYROX Indonesia
Pelatih menyarankan waktu persiapan sekitar 8 hingga 12 minggu bagi pemula sebelum hari lomba, dengan membangun basis aerobik dan latihan fungsional secara bertahap. Peserta juga diingatkan menjaga hidrasi dan asupan makanan untuk menghindari gangguan pencernaan saat latihan berintensitas tinggi.
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Sri Wahyuni, menyebut tingkat partisipasi olahraga nasional baru sekitar 26 persen, masih di bawah Vietnam yang mencapai 63 persen. Kehadiran HYROX dinilai dapat menjadi salah satu pemicu untuk mendorong angka tersebut.
AirAsia HYROX Jakarta 2026 sendiri menargetkan sekitar 12.000 peserta di kawasan Pantai Indah Kapuk 2. Antusiasme itu menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar baru yang menjanjikan bagi ekosistem HYROX di kawasan Asia Pasifik.
Popularitas HYROX di media sosial turut memunculkan istilah viral seperti cepirit, yang merujuk pada gangguan pencernaan saat berolahraga berintensitas tinggi. Fenomena tersebut menegaskan pentingnya persiapan fisik dan pengelolaan intensitas latihan bagi para peserta.
Menjelang hari lomba, banyak peserta pemula memilih bergabung dengan komunitas latihan untuk membiasakan diri dengan rangkaian stasiun. Para pelatih menekankan pentingnya membangun daya tahan kardio sekaligus kekuatan fungsional secara seimbang agar tubuh siap menghadapi kombinasi lari dan latihan beban.
Ekosistem kebugaran di Tanah Air pun ikut bergerak, mulai dari studio latihan hingga penyedia perlengkapan olahraga. Pergeseran minat ini dinilai sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup aktif dan performa fisik yang nyata.
Dengan format yang terukur, komunitas yang suportif, dan dukungan sejumlah jenama, HYROX diproyeksikan terus berkembang di Tanah Air. Ajang ini menegaskan pergeseran tren kebugaran dari sekadar penampilan menuju performa fisik yang nyata.
Sumber: suara.com | mediaindonesia.com

