Site icon Beritaenam.com

Pelaku Kampanye Hitam Jokowi-Ma’ruf Partai dari Emak-emak Prabowo-Sandi, Ini Kata Polisi

Ibu-Ibu yang Melakukan Kampanye Door to Door ke Warga dengan Mengatakan jika Jokowi Menang LGBT Akan Disahkan dan Adzan Dilarang (foto: Screenshot/Youtube)

beritaenam.com, Bandung – Tiga wanita diamankan terkait video viral kampaye hitam Jokowi-Ma’ruf Amin. Belum diketahui kapasitas mereka apakah relawan capres atau bukan.

Ketiga emak yang diamankan ini merupakan warga Karawang. Ketiganya yakni ES warga Desa Wancimekar, Kecamatan Kota Baru Kabupaten Karawang, IP warga Desa Wancimekar, Kecamatan Kota Baru Kabupaten Karawang dan CW warga Telukjambe, Desa Sukaraja, Kabupaten Karawang. Mereka diamankan kemarin, Minggu (24/2) malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Beredar kabar, ketiganya ini diduga berasal dari relawan Partai Emak-emak Pendukung Prabowo – Sandiaga (Pepes).

“Nanti kita lihat. Nggak bisa sumber dari ‘katanya’. Nanti kita dalami keterangannya,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (25/2/2019).

Sejauh ini polisi masih melakukan pemeriksaan secara intensif kepada tiga ibu-ibu tersebut. Belum disimpulkan motif termasuk asal usul ketiganya.

“Nanti (kepastian) dari hasil singkronisasi penyidik,” kata Truno, seperti dikutip dari detik.com

Truno mengatakan ketiganya bisa dijerat dengan beberapa pasal seperti undang-undang pemilu hingga UU ITE Pasal 28 ayat 2. Ancaman hukumannya bisa mencapai 6 tahun penjara.

Saat ini penyidik tengah mendalami terkait pelanggaran yang dilakukan oleh ketiga orang ibu rumah tangga tersebut.

Exit mobile version