Site icon Beritaenam.com

PM Inggris Keir Starmer Mundur Akibat Tekanan Internal Partai Buruh

keir Starmer mundur

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mundur dari jabatannya pada Senin (22/6/2026). Keputusan Keir Starmer mundur diumumkan di depan kediaman Downing Street Nomor 10 akibat tekanan internal Partai Buruh.

Alasan Keir Starmer Mundur dari Downing Street

Starmer menyatakan dirinya berhenti sebagai pemimpin Partai Buruh sekaligus perdana menteri. Ia mengaku telah menyampaikan keputusan itu kepada Raja Charles III. Starmer akan tetap menjabat sebagai pelaksana tugas hingga penggantinya terpilih.

Pengumuman ini menyusul tekanan bertubi-tubi dari para anggota parlemen Partai Buruh. Sejumlah menteri mengundurkan diri dalam beberapa pekan terakhir. Mereka menilai Starmer tidak lagi mampu memimpin partai menuju pemilu berikutnya.

“Pertanyaan partai saya adalah apakah saya orang yang tepat memimpin menuju pemilu berikutnya.”  (Keir Starmer, PM Inggris)

Andy Burnham Calon Kuat Pengganti

Andy Burnham disebut sebagai calon terkuat pengganti Starmer. Mantan Wali Kota Greater Manchester itu memenangi pemilihan sela di Makerfield pada 18 Juni 2026. Ia dilantik sebagai anggota parlemen pada hari yang sama dengan pengumuman tersebut.

Burnham menyatakan siap maju dalam proses pemilihan pemimpin Partai Buruh. Mantan Menteri Kesehatan Wes Streeting turut menyatakan dukungan kepadanya. Inggris berpotensi memiliki perdana menteri ketujuh dalam satu dekade.

Reaksi atas Pengunduran Diri

Pengunduran diri Starmer memicu beragam reaksi dari kalangan politik Inggris. Sejumlah pihak oposisi menilai pemerintah seharusnya menggelar pemilihan umum. Mereka membandingkan situasi ini dengan pergantian pemimpin pada 2022.

Saat berpidato, sejumlah pengunjuk rasa di dekat lokasi memutar lagu Ode to Joy. Lagu itu dikenal sebagai himne Uni Eropa. Suasana pengumuman berlangsung penuh emosi.

Starmer sempat bersikukuh akan bertahan dan melawan dalam kontestasi kepemimpinan. Namun sikapnya berubah selama akhir pekan menjelang pengumuman. Tekanan dari internal partai dinilai terlalu besar untuk dibendung.

Rekam Jejak Pemerintahan Starmer

Starmer memenangi pemilihan umum 2024 dengan kemenangan telak bagi Partai Buruh. Partai itu meraih mayoritas besar di Majelis Rendah. Ia menjanjikan stabilitas setelah 14 tahun pemerintahan Partai Konservatif.

Dalam pernyataannya, Starmer mempertahankan rekam jejaknya selama menjabat. Ia menyoroti peningkatan belanja pertahanan dan layanan kesehatan. Ia juga mengeklaim penurunan jumlah migrasi tidak berdokumen.

Keputusan Keir Starmer mundur dinilai mengakhiri masa jabatan yang relatif singkat. Ia menjadi perdana menteri keenam yang mundur di depan Downing Street dalam tujuh tahun terakhir. Inggris kembali memasuki periode ketidakpastian politik.

Latar Belakang Tekanan Partai Buruh

Tekanan terhadap Starmer menguat setelah Partai Buruh kehilangan lebih dari 1.000 kursi pada pemilihan lokal Mei 2026. Partai Reform UK meraih kemenangan besar dalam pemilihan tersebut. Hasil itu dianggap sebagai penolakan publik terhadap kinerja pemerintah.

Dua pejabat tinggi pertahanan mengundurkan diri pada 11 Juni 2026. Mereka memprotes rencana investasi pertahanan pemerintah. Gelombang pengunduran diri itu mempercepat keputusan Keir Starmer mundur dari kursi kekuasaan.

Sejumlah pengkritik dari dalam partai menilai arah kebijakan Starmer kehilangan dukungan akar rumput. Lonjakan suara Reform UK dianggap memperlihatkan pergeseran preferensi pemilih. Tekanan itu membuat posisinya semakin sulit dipertahankan.

Proyeksi Pemerintahan Burnham

Kelompok analis politik memperkirakan Burnham dapat menjabat pada pertengahan Juli. Ia pertama kali mencoba memimpin Partai Buruh 16 tahun lalu. Kini peluangnya terbuka lebar setelah dukungan mengalir.

Burnham akan mewarisi sejumlah persoalan yang sebelumnya membebani Starmer. Tantangan itu mencakup kenaikan harga energi global dan tekanan ekonomi. Wakil Perdana Menteri David Lammy menyerukan ketenangan di tengah transisi.

Jadwal Pemilihan Pemimpin Baru

Pencalonan pemimpin baru Partai Buruh dibuka pada 9 Juli dan ditutup pada 16 Juli 2026. Jika muncul lebih dari satu kandidat, pemimpin baru terpilih paling lambat 1 September. Starmer tetap menjabat hingga proses itu rampung.

Jika tidak ada penantang, Burnham bisa dilantik dalam hitungan pekan. Proses transisi diupayakan berjalan tertib dan bertanggung jawab. Stabilitas menjadi pesan utama yang disampaikan kubu Burnham.

Sejumlah analis memperkirakan Burnham dapat resmi menempati jabatan sekitar pertengahan hingga akhir Juli. Periode transisi ini menjadi ujian bagi soliditas Partai Buruh. Publik menanti arah kebijakan pemimpin baru di tengah tekanan ekonomi.

Keputusan Keir Starmer mundur menandai babak baru dalam politik Inggris. Negara itu kembali menghadapi pergantian pemimpin di tengah tekanan ekonomi dan politik yang belum mereda.

Baca juga: AS Iran Damai, Italia Resmi Buka Kembali Kedutaan di Teheran Usai MoU 14 Poin Diteken

Exit mobile version