Site icon Beritaenam.com

Polda Metro Jaya Bongkar Laboratorium Etomidate Jaringan Internasional di Tangerang dan Jakarta Utara

laboratorium etomidate

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar laboratorium etomidate jaringan internasional yang beroperasi di wilayah Tangerang dan Jakarta Utara dengan menyamarkan lokasi produksi sebagai hunian biasa.

Pengungkapan Laboratorium Etomidate Lintas Wilayah

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ahmad David, menjelaskan pengungkapan berawal dari penindakan di Apartemen Tokyo Riverside, Kabupaten Tangerang, Banten. Penindakan tersebut dilakukan pada Minggu, 9 Agustus 2026. Berita hukum lain di kanal Hukum BeritaEnam.

“Apartemen tersebut digunakan sebagai tempat produksi narkotika golongan II jenis etomidate.” — Kombes Pol Ahmad David, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya

Kasus itu kemudian dikembangkan hingga ke Apartemen Gold Coast di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Kedua lokasi disebut digunakan sebagai tempat produksi narkotika golongan II jenis etomidate.

Seorang warga negara asing diamankan dalam pengungkapan jaringan internasional tersebut. Penyidik masih mendalami peran serta keterkaitan pelaku dengan jaringan yang lebih luas.

Barang Bukti dan Modus Operandi

Petugas menyita barang bukti berupa 350 keping cartridge etomidate siap pakai. Selain itu, penyidik juga mengamankan sekitar 2,8 kilogram bahan baku pembuatannya.

“Petugas menyita 350 pieces cartridge etomidate siap pakai serta 2,8 kilogram bahan baku.” — Kombes Pol Ahmad David, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya

Ahmad David menjelaskan bahan baku tersebut diperkirakan dapat diolah menjadi sekitar 14.000 unit cartridge vape. Berdasarkan hasil pemeriksaan, bahan baku itu diimpor dari Vietnam. Data resmi tersedia di laman resmi Polri.

Mengenai modus operandi, pelaku menyamarkan laboratorium dengan mendesain ruangan tertentu di dalam kamar apartemen. Pemasaran produk dilakukan dengan sistem drop point, yakni meletakkan barang pada titik tertentu untuk diambil pembeli.

Sudah Beroperasi Sekitar Satu Bulan

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aktivitas produksi dan peredaran tersebut telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Dalam kurun waktu itu, pelaku diduga melakukan tiga kali penjualan.

Total penjualan yang telah dilakukan mencapai sekitar 15.000 cartridge bermuatan etomidate di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Angka tersebut menunjukkan skala peredaran yang tergolong besar dalam waktu singkat.

Etomidate merupakan narkotika golongan II yang belakangan marak disalahgunakan melalui perangkat vape. Peredarannya disebut kerap menyasar kalangan remaja di wilayah perkotaan.

Penindakan Berulang Sepanjang 2026

Pengungkapan laboratorium etomidate ini menambah daftar penindakan serupa yang dilakukan Polda Metro Jaya sepanjang 2026. Sebelumnya, aparat juga membongkar laboratorium gelap sejenis di sejumlah apartemen di Jabodetabek.

Kepolisian menyatakan akan terus menelusuri jalur masuk bahan baku serta pihak lain yang terlibat. Penelusuran diarahkan pada jaringan pemasok maupun distributor di dalam dan luar negeri.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika. Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat kepolisian yang tersedia.

Ancaman Peredaran Vape Berisi Narkotika

Penyalahgunaan etomidate melalui cartridge vape menjadi perhatian aparat karena bentuknya menyerupai produk konsumsi biasa. Kemasan tersebut membuat peredarannya sulit dikenali secara kasat mata.

Sistem penjualan melalui drop point juga mempersulit penelusuran karena penjual dan pembeli tidak bertemu langsung. Transaksi yang berlangsung di media sosial menambah tantangan bagi penyidik.

Pengungkapan laboratorium etomidate di dua apartemen berbeda menunjukkan pelaku memindahkan lokasi produksi. Pola tersebut kerap digunakan untuk menghindari deteksi aparat.

Peran Pengelola Apartemen dan Rantai Pasok

Polisi menegaskan pengelola apartemen dan warga memiliki peran penting dalam mendeteksi aktivitas mencurigakan. Aktivitas produksi biasanya menimbulkan bau atau lalu lintas orang yang tidak lazim.

Bahan baku laboratorium etomidate yang diimpor dari luar negeri menandakan adanya rantai pasok lintas negara. Penyidik menelusuri jalur masuk bahan tersebut ke wilayah Indonesia.

Nilai ekonomi barang bukti yang disita diperkirakan cukup besar apabila dikonversi dengan harga peredaran gelap. Hingga berita ini disusun, penyidik masih mengembangkan perkara laboratorium etomidate tersebut, dengan pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan.

Exit mobile version