Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026. Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari kursi bendahara negara dan digantikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, yang dilantik di Istana Negara, Jakarta.
Prosesi reshuffle Menteri Keuangan di Istana Negara
Pelantikan berlangsung sekitar pukul 15.34 WIB. Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti membacakan Keputusan Presiden tentang pengangkatan Suahasil sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih.
“Mengangkat Profesor Suahasil Nazara PhD sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dengan sisa jabatan 2024-2029.” — Nanik Purwanti, Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensetneg
Setelah Keppres dibacakan, Suahasil mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi disaksikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menko Polhukam Djamari Chaniago, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, dan Menko PMK Pratikno, sebagaimana dilaporkan Kompas.
Reshuffle Menteri Keuangan ini tercatat sebagai perombakan keenam Kabinet Merah Putih sejak Prabowo menjabat. Berbeda dengan beberapa perombakan sebelumnya, jilid VI hanya mengganti satu posisi utama, yakni Menteri Keuangan.
Pagi rapat di DPD, sore diganti
Pergantian berlangsung cepat. Pada Senin pagi, Purbaya masih mengikuti rapat kerja dengan Komite IV DPD RI dan memaparkan kondisi perekonomian yang menurutnya tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.
Dalam rapat itu, Ketua Komite IV DPD Ahmad Nawardi sempat menyampaikan adanya panggilan dari Istana kepada Purbaya.
“Tadi saya sampaikan Pak ada telepon, jadi tolong dicek ada telepon dari Istana.” — Ahmad Nawardi, Ketua Komite IV DPD RI
Suahasil sendiri mengaku baru menerima kabar penunjukan pada hari yang sama, seperti dikutip CNBC Indonesia.
“Saya disampaikan tadi pagi dan untuk bersiap pada sore hari ini.” — Suahasil Nazara, Menteri Keuangan
Hingga artikel ini disusun, Istana belum menyampaikan penjelasan resmi mengenai alasan pencopotan Purbaya. Purbaya juga belum memberikan pernyataan publik terkait pergantian tersebut.
Setahun lebih enam hari, jejak kebijakan Purbaya
Purbaya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Dengan pencopotan ini, masa jabatannya berakhir setelah satu tahun enam hari.
Salah satu kebijakan paling menonjol adalah penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di bank Himbara pada September 2025. Rinciannya, BRI, BNI, dan Mandiri masing-masing menerima Rp55 triliun, BTN Rp25 triliun, dan BSI Rp10 triliun.
Purbaya juga mendorong restrukturisasi utang proyek kereta cepat Whoosh dengan perpanjangan tenor hingga 80 tahun. Pada Juli 2026, pemerintah menargetkan penerbitan Panda Bond senilai US$1 miliar untuk diversifikasi pembiayaan, menurut rangkuman Liputan6.
Di sisi pengawasan, ia mencopot dua pejabat terkait lonjakan restitusi pajak yang pada 2025 mencapai Rp361,15 triliun. Bea Cukai di bawah kepemimpinannya juga menyegel tiga gerai Tiffany & Co di Jakarta pada Februari 2026 atas dugaan pelanggaran impor.
APBN 2025 pada masanya ditutup dengan defisit 2,92 persen terhadap produk domestik bruto atau sekitar Rp695,1 triliun, mendekati batas 3 persen yang diatur undang-undang.
Profil Suahasil Nazara, Menkeu baru
Suahasil bukan nama baru di Kementerian Keuangan. Ia menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 25 Oktober 2019 pada era Presiden Joko Widodo dan dipertahankan dalam Kabinet Merah Putih.
Sebelumnya, ia memimpin Badan Kebijakan Fiskal sejak 2016. Latar akademiknya kuat: sarjana ekonomi Universitas Indonesia (1994), master dari Cornell University (1997), dan doktor ekonomi dari University of Illinois at Urbana-Champaign (2003), serta guru besar ilmu ekonomi UI sejak 2009, sebagaimana dirinci Antara.
Seusai dilantik, Suahasil menyebut Presiden memberinya tugas khusus menjaga kesehatan anggaran negara.
“Ini bentuk kepercayaan dari Bapak Presiden, tugas khusus untuk menjaga APBN, APBN kita dipercaya dan sehat.” — Suahasil Nazara, Menteri Keuangan
Ia juga menegaskan efisiensi anggaran tidak semata soal memangkas belanja, melainkan memastikan hasil yang dicapai. Menurut Kompas, Suahasil langsung kembali ke Kementerian Keuangan untuk koordinasi internal.
Respons pasar usai reshuffle Menteri Keuangan
Indeks Harga Saham Gabungan bergerak di zona merah sepanjang Senin. Setelah pelantikan, koreksi indeks menyempit menjadi 0,59 persen ke level 6.502 pada pukul 15.38 WIB.
IHSG akhirnya ditutup melemah tipis 0,10 persen atau 6,7 poin ke level 6.534,69. Sebanyak 219 saham menguat, 429 melemah, dan 141 stagnan, seperti dicatat CNN Indonesia.
Rupiah di pasar spot ditutup melemah 58 poin atau 0,33 persen ke Rp17.669 per dolar AS pada pukul 15.05 WIB, sebelum pelantikan berlangsung. Pelemahan itu sejalan dengan mata uang Asia lain yang tertekan data inflasi Amerika Serikat dan ketegangan geopolitik, menurut Kontan.
Pelaku pasar kini menanti arah kebijakan fiskal di bawah menteri baru, termasuk kesinambungan program yang dirintis Purbaya. Perkembangan kebijakan ekonomi nasional pascareshuffle Menteri Keuangan ini akan menjadi sorotan pada pekan-pekan mendatang.

