Site icon Beritaenam.com

Roblox Kids Resmi Diluncurkan di Indonesia, Akun Berbasis Usia Pertama di Dunia

roblox kids

Roblox resmi meluncurkan sistem akun berbasis usia di Indonesia pada 19 Mei 2026, menjadikan Indonesia salah satu negara pertama di dunia yang mengadopsi fitur Roblox Kids dan Roblox Select khusus pengguna di bawah 16 tahun.

Roblox Kids Hadir di Indonesia: Dua Jenis Akun untuk Usia Berbeda

Platform gim daring Roblox memperkenalkan dua kategori akun baru yang dirancang khusus untuk melindungi pengguna muda. Roblox Kids ditujukan bagi anak usia 5 hingga 12 tahun, sementara Roblox Select berlaku untuk remaja usia 13 hingga 15 tahun.

Pemain di bawah 16 tahun akan secara otomatis ditempatkan pada jenis akun yang sesuai usia mereka setelah melewati proses verifikasi umur yang telah ditetapkan Roblox. Indonesia bergabung bersama Selandia Baru, Australia, dan Belanda sebagai negara-negara pertama yang mendapatkan peluncuran sistem ini.

“Peluncuran Roblox Kids dan Roblox Select di Indonesia hari ini membantu memastikan anak-anak Indonesia hanya dapat mengakses konten yang sesuai untuk mereka sejak pertama kali bermain, sekaligus memberikan kontrol yang lebih luas bagi orang tua.”  – Matt Kaufman, Chief Safety Officer Roblox

Fitur Perlindungan: Pembatasan Konten dan Kontrol Orang Tua

Akun Roblox Kids (usia 5-12 tahun) membatasi akses hanya pada gim berlabel kematangan konten ‘Minimal’ atau ‘Mild’ yang telah lolos proses seleksi platform. Seluruh fitur komunikasi dinonaktifkan secara bawaan, dan orang tua dapat memblokir atau mengizinkan gim tertentu sesuai kebutuhan. Tampilan latar biru menjadi penanda visual bahwa akun yang digunakan adalah Roblox Kids.

Sementara itu, akun Roblox Select (usia 13-15 tahun) juga dapat memainkan gim berlabel ‘Moderate’. Fitur komunikasi dapat diaktifkan, namun hanya bisa digunakan sesama pengguna atas persetujuan orang tua masing-masing.

Roblox menyatakan telah menggabungkan berbagai lapisan perlindungan dalam satu kerangka terpadu, yang mencakup verifikasi usia, pengaturan akun berbasis umur, rating konten, moderasi berkelanjutan, serta kontrol orang tua.

Kepatuhan terhadap PP Tunas dan Pertemuan dengan Komdigi

Langkah Roblox ini merupakan kelanjutan dari kebijakan yang diterapkan sejak Desember 2025, ketika platform tersebut menjadi gim daring pertama yang mewajibkan verifikasi usia berbasis wajah untuk mengakses fitur percakapan.

Penerapan sistem akun berbasis usia ini juga menjadi bentuk komitmen Roblox dalam mematuhi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, yang dikenal sebagai PP Tunas.

“Kami sangat berkomitmen untuk mematuhi PP Tunas. Ini adalah regulasi yang sangat penting untuk melindungi keluarga di Indonesia, dan itu menjadi prioritas utama bagi kami.”  – Nicky Jackson Colaco, VP Global Public Policy Roblox

Pada 30 April 2026, perwakilan Roblox telah bertemu Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid beserta jajaran Kementerian Komdigi di Jakarta. Pertemuan itu membahas sistem pembatasan akun berbasis usia yang lebih ketat bagi pemain Indonesia berusia di bawah 16 tahun.

Peluncuran Global Berlanjut Bulan Depan

Setelah Indonesia, Selandia Baru, Australia, dan Belanda, Roblox menyatakan akan melanjutkan peluncuran global sistem akun berbasis usia ini ke negara-negara lain mulai bulan berikutnya. Indonesia dipandang sebagai salah satu negara dengan penerapan perlindungan pengguna paling ketat di platform tersebut.

Dasbor publik yang memuat data perlindungan pengguna rencananya akan tersedia untuk transparansi lebih lanjut. Roblox menegaskan bahwa sistem keamanan berlapis ini dirancang untuk terus berkembang seiring perubahan regulasi dan kebutuhan perlindungan anak di ruang digital.

Baca juga: Nicko Widjaja Eks Dirut BRI Ventures Dituntut 11 Tahun Penjara

Exit mobile version