Site icon Beritaenam.com

Saham GOTO Jadi yang Paling Aktif Diperdagangkan Pagi Ini, Volume Tembus 5,9 Miliar Lembar

saham GOTO

Saham GOTO milik PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menjadi saham paling aktif diperdagangkan pada sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 7 Oktober 2026. Volume transaksinya mencapai 5,92 miliar lembar.

Saham GOTO Pimpin Daftar 10 Saham Teraktif

Fortune IDN mencatat volume saham GOTO pada sesi pagi mencapai 5.923.815.100 lembar. Angka itu jauh melampaui saham lain dalam daftar 10 saham teraktif berdasarkan volume.

Di posisi kedua terdapat PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) dengan volume 886,06 juta lembar. Posisi ketiga ditempati PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) dengan 701,89 juta lembar.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berada di urutan keempat dengan 602,39 juta lembar. Berikutnya PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) dengan 412,30 juta lembar.

Lima saham berikutnya adalah BIPI, BTEK, REAL, IATA, dan BBKP. Saham PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) menutup daftar dengan volume 197,98 juta lembar.

Dari sisi harga, saham GOTO dibuka stagnan di level Rp31 per lembar pada Rabu pagi. Harga itu sama dengan penutupan perdagangan sehari sebelumnya, menurut Fortune IDN.

Lonjakan 6,90 Persen pada Selasa

Pada Selasa, 6 Oktober 2026, saham GOTO ditutup naik 6,90 persen dari Rp29 menjadi Rp31 per lembar. Nilai transaksinya mencapai Rp570,90 miliar dengan volume 18,44 miliar lembar dan frekuensi 40.113 kali, menurut Periskop.

Penguatan saham GOTO pada Selasa sudah terlihat sejak pembukaan perdagangan. Bisnis.com mencatat volume GOTO pada awal sesi mencapai 6,2 miliar lembar senilai Rp187,3 miliar, saat IHSG dibuka naik 0,34 persen ke level 6.139,13. Penguatan ini berbeda dari kondisi sebelumnya ketika IHSG sempat anjlok di hari pertama aturan harga saham Rp1.

Pada pembukaan Selasa itu, 281 saham menguat, 118 saham melemah, dan 244 saham stagnan. Saham BUMI naik 1,12 persen ke Rp180, sementara CUAN naik 1,18 persen ke Rp860, menurut Bisnis.com.

Dengan nilai tersebut, GOTO menempati peringkat kedua saham dengan nilai transaksi terbesar di BEI pada hari itu. Peringkat pertama ditempati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai Rp936,03 miliar.

Laporan Periskop tidak menyebutkan pemicu khusus kenaikan saham GOTO tersebut. Pada hari yang sama, Bisnis.com mencatat pemerintah mengumumkan stimulus ekonomi Rp31 triliun untuk kuartal IV 2026 hingga kuartal I 2027. Stimulus itu mencakup bantuan langsung tunai, bantuan beras, subsidi upah, dan program kredit perumahan, melengkapi postur belanja dalam APBN 2027 yang telah disahkan DPR.

Pergerakan IHSG dan Keputusan FTSE Russell

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 1,21 persen ke level 6.192,93 pada Selasa. Pada Rabu pagi, Bisnis.com mencatat IHSG dibuka menguat 0,17 persen ke level 6.203,21, sementara Fortune IDN mencatat pembukaan di level 6.210,42.

IHSG kemudian berbalik melemah pada perdagangan pagi. Kompas mencatat indeks turun 0,36 persen ke level 6.170, sedangkan Liputan6 mencatat level 6.179.

Saat pembukaan, Bisnis.com mencatat saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memimpin penguatan dengan kenaikan 2,65 persen ke Rp3.490. Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 1,76 persen ke Rp865, sedangkan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik 1,65 persen ke Rp370.

Pada pembukaan itu, 303 saham menguat, 232 saham melemah, dan 428 saham stagnan.

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Indonesia

Bisnis.com melaporkan FTSE Russell mempertahankan status Indonesia sebagai Secondary Emerging Market. Dengan keputusan itu, Indonesia tidak masuk daftar pantau dan terhindar dari penurunan status.

FTSE Russell sebelumnya juga mempertahankan status Indonesia pada 8 April 2026, menurut Tirto. Saat itu, lembaga tersebut menyatakan akan memantau ketat pelaksanaan reformasi pasar modal Indonesia.

“Indonesia telah mengimplementasikan berbagai Reformasi Pasar Modal, termasuk peningkatan keterbukaan informasi pemegang saham, perluasan kategori klasifikasi investor.” — FTSE Russell, dikutip Bisnis.com

Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menyebut investor mencermati risalah rapat bank sentral Amerika Serikat. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun masih berada di kisaran 5,3 persen.

“Data tenaga kerja AS yang lebih lemah sebelumnya telah meningkatkan ekspektasi kebijakan yang lebih akomodatif.” — Reza Diofanda, Analis BRI Danareksa Sekuritas

Data perdagangan di atas bukan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual. Berdasarkan data sesi I yang dilaporkan Fortune IDN, saham GOTO memimpin daftar saham teraktif berdasarkan volume di BEI. Simak liputan IHSG lainnya.

Exit mobile version