Beritaenam.com
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda
No Result
View All Result
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda
No Result
View All Result
Beritaenam.com
No Result
View All Result
Home Nasional

KPU akan Evaluasi Debat, TKN: Kami Minta Formatnya Tak Kaku

admin by admin
19/01/2019
in Nasional
0
KPU akan Evaluasi Debat, TKN: Kami Minta Formatnya Tak Kaku

Achamd Baidowi.

7
SHARES
102
VIEWS

beritaenam.com, Jakarta – KPU akan mengevaluasi debat perdana capres-cawapres dan membuka kemungkinan perubahan format pada debat berikutnya. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin berharap debat berikutnya bisa berlangsung lebih luwes.

“Itulah sebuah keniscayaan memperbaiki yang sudah dilakukan untuk mencapai kesempurnaan. Formatnya mungkin tidak terlalu kaku,” kata anggota TKN Jokowi-Ma’ruf, Achmad Baidowi (Awiek) kepada wartawan, Jumat (18/1/2019).

Awiek kemudian berbicara soal kisi-kisi atau bocoran pertanyaan untuk kandidat. Ia menyebut kisi-kisi pertanyaan merupakan permintaan tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Kemudian soal kisi-kisi yang membuat publik curiga ke kami, padahal yang usulkan dari mereka (tim Prabowo-Sandiaga),” sebut politikus PPP itu.

KPU mengatakan format debat capres-cawapres bisa berubah di debat kedua mendatang. Perubahan format ini dimungkinkan setelah KPU menggelar evaluasi.

Dilansir detik.com, Awiek berharap KPU juga membenahi durasi debat dalam tiap segmen. Sebab, menurut dia, beberapa kali paslon kehabisan waktu sebelum menuntaskan pemaparannya.

“Manajemen waktu tiap segmen mungkin perlu diatur, karena ada beberapa penjelasan belum tuntas ternyata waktunya habis,” kata Awiek.

“Dan yang terpenting substansi debat adalah menyampaikan materi dan tanggapan. Kami siap saja dengan format apapun dari KPU, karena ini bagian dari perbaikan demokrasi kita,” pungkasnya.

Tags: Achmad BaidowiDebat Capres-Cawapres 2019TKN Jokowi-Ma'ruf
Previous Post

Unik, Pelatih Wanita Ini Pilih Pemain Berdasarkan Ukuran Alat Vital

Next Post

Gunung Agung Kembali Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 4 Km

admin

admin

Next Post
Gunung Agung Kembali Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 4 Km

Gunung Agung Kembali Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 4 Km

Beritaenam.com adalah sebuah media independen, tidak memihak dalam pemberitaan, bebas dan tidak terikat dari kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Berisi orang-orang profesional yang sudah bertahun-tahun bekerja di dunia jurnalistik.

Tujuan utama kami adalah memberikan berita informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan cerdas mengupas peristiwa.

Kategori

  • Berita
  • Catatan Agi
  • Ekonomi
  • Film
  • Gaya Hidup
  • Hankam
  • Hiburan
  • Hukum
  • info
  • Internasional
  • Istana
  • Jabar
  • Kawula Muda
  • kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Metropolitan
  • motogp
  • Musik
  • Narkoba
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opinion
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • properti
  • Seks
  • Selebriti
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Travel
  • Viral
  • Wisata
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan

No Result
View All Result
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan