Beritaenam.com
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI
No Result
View All Result
Beritaenam.com
No Result
View All Result
Home kesehatan

Hipertensi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegah Tekanan Darah Tinggi

by Al Berlant Ghulam
17/04/2026
in kesehatan
A A
0
hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi ketika tekanan darah dalam pembuluh darah berada di angka 140/90 mmHg atau lebih secara konsisten. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sebanyak 34,11 persen masyarakat Indonesia mengidap hipertensi, menempatkan Indonesia di peringkat kelima dunia dengan jumlah penderita terbanyak.

Yang lebih mengkhawatirkan, hipertensi kini tidak lagi hanya menyerang lansia. Data SKI 2023 mencatat prevalensi hipertensi pada kelompok usia 18 hingga 24 tahun mencapai 10,7 persen, dan meningkat menjadi 17,4 persen pada usia 25 hingga 34 tahun. Mayoritas penderita tidak menyadari kondisinya karena hipertensi sering hadir tanpa gejala yang terasa, sehingga kerap disebut sebagai silent killer.

Berapa Angka Tekanan Darah Normal?

Tekanan darah diukur dalam dua angka yang ditulis berurutan. Angka pertama atau sistolik mewakili tekanan dalam pembuluh darah saat jantung berdetak. Angka kedua atau diastolik mewakili tekanan saat jantung beristirahat di antara detak.

Klasifikasi tekanan darah menurut WHO: • Normal: di bawah 120/80 mmHg • Prehipertensi: 120-139/80-89 mmHg • Hipertensi Tahap 1: 140-159/90-99 mmHg • Hipertensi Tahap 2: 160 ke atas/100 ke atas mmHg • Krisis Hipertensi: di atas 180/120 mmHg, butuh penanganan darurat segera

Gejala Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Sebagian besar penderita hipertensi tidak merasakan gejala apapun, itulah mengapa kondisi ini berbahaya. Namun pada beberapa kasus, terutama ketika tekanan darah sudah sangat tinggi, gejala yang mungkin muncul antara lain:

Sakit kepala terutama di bagian belakang kepala, nyeri kepala yang terasa berdenyut-denyut, pandangan kabur atau penglihatan ganda, telinga berdenging (tinnitus), pusing berputar atau vertigo, sesak napas tanpa sebab jelas, serta mimisan yang terjadi berulang. Namun penting diingat: tidak adanya gejala bukan berarti tidak ada masalah. Satu-satunya cara memastikan kondisi tekanan darah adalah dengan pengukuran rutin menggunakan tensimeter yang terkalibrasi.

Penyebab dan Faktor Risiko Hipertensi

Sekitar 95 persen kasus hipertensi termasuk dalam kategori hipertensi primer atau esensial yang tidak diketahui penyebab pastinya secara tunggal. Kondisi ini berkembang secara bertahap akibat kombinasi berbagai faktor risiko.

Faktor yang Tidak Dapat Diubah

Usia adalah faktor utama yang tidak bisa dikendalikan. Risiko hipertensi meningkat seiring bertambahnya usia. Riwayat keluarga atau faktor genetik juga berperan penting karena hipertensi cenderung diturunkan. Jenis kelamin turut memengaruhi: pria lebih berisiko di usia muda, sementara wanita risikonya meningkat setelah menopause karena penurunan hormon estrogen yang selama ini berfungsi melindungi pembuluh darah.

Faktor yang Dapat Dikendalikan

Konsumsi garam berlebihan adalah faktor risiko paling mudah diidentifikasi. Pola makan tinggi garam memaksa ginjal menahan lebih banyak cairan, yang pada akhirnya meningkatkan tekanan dalam pembuluh darah. Obesitas juga meningkatkan beban kerja jantung secara signifikan.

Kurang aktivitas fisik menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah, sementara kebiasaan merokok merusak dinding pembuluh darah dan membuatnya lebih kaku. Konsumsi alkohol berlebihan serta stres kronis yang tidak dikelola dengan baik turut berkontribusi pada peningkatan tekanan darah secara konsisten.

“Merokok, obesitas, konsumsi makanan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, serta stres adalah penyebab dominan hipertensi yang bisa dikendalikan.”    – Dr. Yuli Kusumawati, SKM., M.Kes (Epid), Kaprodi Kesehatan Masyarakat UMS, 2025

Komplikasi Serius Jika Hipertensi Tidak Ditangani

Tekanan darah tinggi yang dibiarkan tanpa penanganan dalam jangka panjang dapat merusak berbagai organ vital secara diam-diam. Komplikasi yang paling ditakuti adalah stroke, baik stroke iskemik akibat sumbatan maupun stroke hemoragik akibat pecahnya pembuluh darah di otak.

Serangan jantung terjadi ketika tekanan darah tinggi merusak arteri koroner secara perlahan hingga terjadi penyumbatan. Gagal jantung dapat muncul karena jantung terpaksa bekerja terlalu keras dalam waktu lama. Kerusakan ginjal atau gagal ginjal terjadi karena pembuluh darah kecil di ginjal ikut rusak. Hipertensi juga merupakan penyebab utama gagal ginjal kronis di Indonesia. Selain itu, kebutaan parsial atau total dapat terjadi akibat kerusakan pembuluh darah di retina mata.

Cara Mencegah dan Mengendalikan Hipertensi

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah mempromosikan program CERDIK sebagai panduan gaya hidup sehat untuk mencegah hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya.

Program CERDIK Kemenkes RI:

C – Cek kesehatan secara berkala

E – Enyahkan asap rokok

R – Rajin beraktivitas fisik

D – Diet sehat dan gizi seimbang

I  – Istirahat cukup

K – Kelola stres dengan baik

Mengurangi asupan garam hingga di bawah 5 gram per hari (setara satu sendok teh) adalah langkah paling efektif. Konsumsi buah dan sayur minimal 400 gram per hari, batasi lemak jenuh dan makanan ultraproses, serta perbanyak aktivitas fisik aerobik seperti jalan cepat minimal 30 menit sehari, lima kali seminggu.

Bagi yang sudah terdiagnosis hipertensi, konsistensi dalam mengonsumsi obat antihipertensi sesuai resep dokter adalah kunci. Data WHO menunjukkan 50 hingga 70 persen pasien tidak patuh dalam pengobatan antihipertensi, yang menjadi penyebab utama komplikasi yang bisa dicegah. Jangan pernah menghentikan obat secara mendadak meskipun tekanan darah sudah terasa normal, karena efek ribound bisa berbahaya.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan jika tekanan darah menunjukkan angka 140/90 mmHg atau lebih dalam dua pengukuran berbeda. Kunjungi unit gawat darurat jika tekanan darah mencapai 180/120 mmHg atau disertai nyeri dada, sesak napas, penglihatan mendadak kabur, atau kelemahan pada satu sisi tubuh karena ini bisa mengindikasikan krisis hipertensi atau stroke.

Untuk masyarakat umum yang belum pernah cek tekanan darah, mulailah membiasakan pengukuran rutin minimal setahun sekali sejak usia 18 tahun. Deteksi dini adalah cara paling murah dan paling efektif untuk mencegah komplikasi hipertensi yang bisa mengancam jiwa.

Baca juga: Hipertensi sebagai Silent Killer: Hubungannya dengan Serangan Jantung

Related Posts

demo truk sampah di bali
Nasional

Ratusan Truk Sampah di Bali Kepung Kantor Gubernur, TPA Suwung Dibuka Lagi 2 Kali Seminggu

by Al Berlant Ghulam
2 days ago
0

Melalui akun instagram @keyzawidiatmika memperlihatkan demo ratusan truk sampah di Bali mengguncang Denpasar pada Kamis, 16 April 2026, saat sekitar 400 truk dari Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali (Forkom SSB) mengepung Kantor Gubernur Bali dan Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup...

Read more
cara meningkatkan keintiman pasangan

8 Cara Meningkatkan Keintiman Pasangan yang Terbukti Efektif

2 days ago
drawing piala asia

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Berpotensi Hadapi Jepang

2 days ago
Next Post
drawing piala asia

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Berpotensi Hadapi Jepang

sw-7 minuman sarang burung walet

Beritaenam.com adalah sebuah media independen, tidak memihak dalam pemberitaan, bebas dan tidak terikat dari kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Berisi orang-orang profesional yang sudah bertahun-tahun bekerja di dunia jurnalistik.

Tujuan utama kami adalah memberikan berita informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan cerdas mengupas peristiwa.

Kategori

  • Berita
    • Teknologi
  • Catatan Agi
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
    • Seks
  • Hankam
  • Hiburan
    • Film
    • Selebriti
  • Hukum
  • info
  • Internasional
  • Istana
  • Jabar
  • Kawula Muda
  • kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Metropolitan
  • motogp
  • Musik
  • Musik Trending
  • Narkoba
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
    • Otomotif
    • Sepak Bola
  • Opinion
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • properti
  • Travel
  • Viral
  • Wisata
Beritaenam verified by Dewan Pres
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan