Beritaenam.com
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI
No Result
View All Result
Beritaenam.com
No Result
View All Result
Home News

Negosiasi Damai Perang Iran Mengalami kebuntuan, Trump Tolak Proposal Damai Iran

by Al Berlant Ghulam
05/05/2026
in News, Internasional
A A
0
Negosiasi damai perang Iran menemui kebuntuan

Negosiasi damai perang Iran menemui kebuntuan baru setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tegas menolak proposal perdamaian 14 poin yang diajukan Teheran melalui mediator Pakistan pada 1 Mei 2026, sementara Selat Hormuz hingga kini belum sepenuhnya pulih dan konflik terus mengguncang perdagangan energi global.

Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran bermula dari serangan udara gabungan pada 28 Februari 2026 yang menewaskan lebih dari 3.000 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Serangan tersebut memicu respons balasan Teheran berupa rentetan rudal dan drone yang menargetkan Israel, pangkalan militer AS di kawasan Teluk, serta negara-negara Arab sekutu Washington. Gencatan senjata akhirnya diumumkan pada 8 April 2026 melalui mediasi Pakistan.

Trump Tolak Proposal Damai 14 Poin Iran

Pemerintah Iran mengajukan proposal perdamaian 14 poin kepada AS melalui Pakistan pada 30 April 2026. Menurut laporan Islamic Republic News Agency (IRNA), dokumen tersebut diserahkan di Islamabad sebagai bagian dari upaya diplomasi Teheran. Proposal itu menawarkan tiga tahap utama: deeskalasi konflik dalam 30 hari termasuk gencatan senjata penuh, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta penarikan pasukan AS dari kawasan sekitar Iran.

Namun, proposal tersebut tidak memuat pembahasan spesifik mengenai penghentian program nuklir Iran, yang selama ini menjadi tuntutan paling krusial dari pihak Washington. Trump, yang menerima penjelasan tentang proposal itu dalam rapat di Situation Room Gedung Putih pada 27 April, menyatakan ketidakpuasannya secara langsung kepada media.

“Itu tidak dapat saya terima. Saya sudah mempelajarinya, saya sudah menelaah semuanya. Itu tidak bisa diterima.”
– Presiden AS Donald Trump, kepada media, 4 Mei 2026

Sebelumnya, Trump juga mengungkapkan di media sosial bahwa Iran belum membayar “harga yang cukup mahal” atas tindakannya selama 47 tahun terakhir. Dalam pernyataan terpisah di The Villages, Florida, pada 1 Mei 2026, Trump menegaskan keputusannya untuk melancarkan operasi militer tersebut adalah tindakan yang tepat.

Selat Hormuz Belum Pulih, Perdagangan Global Terguncang

Selat Hormuz, jalur pelayaran vital yang menghubungkan kawasan Teluk dengan Samudra Hindia, dilaporkan masih belum sepenuhnya kembali normal hingga 4 Mei 2026. Iran menutup selat itu sebagai respons atas serangan AS-Israel pada Februari lalu. Penutupan tersebut berdampak signifikan terhadap perdagangan minyak global, mengingat sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati jalur ini.

Departemen Keuangan AS mengeluarkan peringatan bahwa pihak mana pun yang membayar “biaya tol” kepada Iran untuk melintasi Selat Hormuz berisiko melanggar sanksi AS. Di sisi lain, blokade AS terhadap pelabuhan Iran memaksa Teheran menggunakan kapal tanker tua untuk menampung minyak yang tidak bisa diekspor.

Iran Prioritaskan Akhiri Perang, Tunda Isu Nuklir

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menegaskan bahwa fokus utama proposal yang diajukan Teheran adalah penghentian konflik di kawasan, tanpa membahas secara rinci isu nuklir. Iran menyatakan bahwa negosiasi nuklir baru akan dibahas setelah blokade AS terhadap Selat Hormuz dicabut. Sikap ini bertolak belakang dengan tuntutan Washington yang menginginkan Iran menangguhkan pengayaan uranium setidaknya selama satu dekade dan memindahkan pasokan uranium yang telah diperkaya keluar dari negaranya.

“Pada saat ini, kami fokus pada parameter yang berkaitan dengan mengakhiri perang di kawasan, termasuk Lebanon.”
– Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kemenlu Iran, 4 Mei 2026

Menurut laporan Al Jazeera, rencana Iran memiliki tenggat waktu satu bulan untuk mengamankan kesepakatan, dan negosiasi nuklir hanya akan dimulai jika kesepakatan akhir konflik tercapai lebih dahulu. Iran juga meminta jaminan dari Israel bahwa tidak akan ada lagi serangan militer di masa depan sebagai syarat normalisasi kawasan.

Trump Nyatakan Permusuhan AS-Iran Berakhir kepada Kongres

Pada 1 Mei 2026, Trump mengirimkan surat kepada para pemimpin Kongres yang menyatakan bahwa permusuhan militer antara AS dan Iran telah berakhir. Pernyataan ini disampaikan tepat 60 hari setelah Trump memberi tahu Kongres mengenai aksi militer tersebut pada 2 Maret 2026. Berdasarkan War Powers Act 1973, presiden wajib memperoleh otorisasi Kongres jika ingin melanjutkan konflik lebih dari 60 hari.

Trump menulis dalam surat tersebut bahwa tidak ada baku tembak antara pasukan AS dan Iran sejak 7 April 2026. Meski demikian, ia menegaskan Iran masih menjadi ancaman “signifikan” bagi pasukan AS di kawasan, sehingga Departemen Perang terus menyesuaikan postur kekuatan di lapangan.

“Ini omong kosong. Ini adalah perang ilegal dan setiap hari Partai Republik tetap membiarkannya berlanjut berarti nyawa terus terancam, kekacauan meningkat, harga melonjak.”
– Senator Chuck Schumer, Pemimpin Minoritas Senat AS, 2 Mei 2026

Senator Jeanne Shaheen, anggota senior Komite Hubungan Luar Negeri Senat, juga menyatakan bahwa situasi di lapangan masih jauh dari selesai. Ia menegaskan puluhan ribu personel militer AS di kawasan masih berada dalam bahaya, sementara Selat Hormuz tetap tertutup dan harga-harga di AS terus melonjak.

Biaya Perang Tembus 25 Miliar Dolar AS

Pentagon merilis perkiraan publik pertama mengenai biaya operasi militer terhadap Iran yang telah menyentuh angka 25 miliar dolar AS atau sekitar Rp 400 triliun. Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh Pentagon memanipulasi angka tersebut, dengan mengklaim kerugian AS sejatinya telah mencapai 100 miliar dolar AS. Upaya Partai Demokrat untuk membatasi wewenang Trump dalam konflik ini telah gagal enam kali di Kongres.

Status Terkini: Gencatan Senjata Bertahan, Negosiasi Berlanjut Lewat Telepon

Gencatan senjata sebagian besar masih bertahan sejak awal April 2026, namun belum menghasilkan kesepakatan permanen. Negosiasi antara AS dan Iran kini dilakukan melalui telepon, setelah Trump membatalkan rencana kunjungan utusannya ke Pakistan. Mediator internasional dari Pakistan, Oman, dan Qatar terus mendorong pembukaan dialog lanjutan.

Konflik yang awalnya diprediksi berlangsung singkat kini memasuki bulan ketiga tanpa penyelesaian yang jelas. Perbedaan utama antara kedua pihak, yakni posisi nuklir Iran dan status Selat Hormuz, tetap menjadi hambatan utama menuju kesepakatan damai permanen.

Baca juga: Update Terbaru Perang Iran AS Mei 2026

Related Posts

harga bbm naik
News

Harga BBM Naik per 4 Mei 2026: Pertamax Turbo Jadi Rp 19.900, Dexlite dan Pertamina Dex Melonjak

by Al Berlant Ghulam
13 minutes ago
0

PT Pertamina (Persero) melalui unit bisnis Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai Senin, 4 Mei 2026, dengan Pertamax Turbo (RON 98) kini dipatok Rp 19.900 per liter, naik Rp 500 dari sebelumnya Rp 19.400...

Read more
ihsg menguat

IHSG Menguat ke Level 7.004, Rupiah Tembus Rp 17.400 per Dolar AS pada 5 Mei 2026

2 hours ago
update terbaru perang iran

Update Terbaru Perang Iran AS Mei 2026

4 hours ago
Next Post
ihsg menguat

IHSG Menguat ke Level 7.004, Rupiah Tembus Rp 17.400 per Dolar AS pada 5 Mei 2026

sw-7 minuman sarang burung walet
Logo Beritaenam

Beritaenam.com adalah sebuah media independen, tidak memihak dalam pemberitaan, bebas dan tidak terikat dari kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Berisi orang-orang profesional yang sudah bertahun-tahun bekerja di dunia jurnalistik.

Tujuan utama kami adalah memberikan berita informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan cerdas mengupas peristiwa.

Kategori

  • Berita
    • Teknologi
  • Catatan Agi
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
    • Seks
  • Hankam
  • Hiburan
    • Film
    • Selebriti
  • Hukum
  • info
  • Internasional
  • Istana
  • Jabar
  • Kawula Muda
  • kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Metropolitan
  • motogp
  • Musik
  • Musik Trending
  • Narkoba
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
    • Otomotif
    • Sepak Bola
  • Opinion
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • properti
  • Travel
  • Viral
  • Wisata
Beritaenam verified by Dewan Pres
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan