Beritaenam.com
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI
No Result
View All Result
Beritaenam.com
No Result
View All Result
Home Kriminal

Mutilasi Depok, Polisi Masih Cari Dua Potongan Kaki Korban di Kali Licin

by Al Berlant Ghulam
10/08/2026
in Kriminal
A A
0
mutilasi Depok

Dalam kasus mutilasi Depok, kepolisian masih mencari dua potongan kaki korban yang dibuang tersangka ke aliran Kali Licin, Pancoran Mas.

Pencarian potongan tubuh korban mutilasi Depok terkendala arus

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melanjutkan penyisiran di Kali Licin, Cipayung, Kota Depok. Tim mencari dua potongan kaki korban berinisial K yang belum ditemukan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menyatakan penyidik terus berupaya menemukan bagian tubuh yang dibuang tersangka. Pencarian melibatkan Satreskrim Polres Metro Depok serta anjing pelacak K9.

“penyidik terus mencari potongan badan bagian bawah, dua kaki” — Iman Imanuddin, Dirreskrimum Polda Metro Jaya

Iman menyebut ada dua kendala utama dalam pencarian. Pertama, titik pasti tersangka membuang potongan tubuh, dan kedua, aliran air yang diduga menghanyutkan bagian tubuh korban ke hilir.

Menurut penyidik, terdapat jeda waktu cukup panjang antara dugaan pembuangan pada 23 Juli 2026 dan penemuan jasad pada 4 Agustus 2026. Kondisi ini diperberat arus deras akibat hujan serta tumpukan sampah di sungai.

Kronologi kasus mutilasi Depok

Berdasarkan pemeriksaan, tersangka Saepul dan korban berkenalan melalui media sosial. Keduanya sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung pada 23 Juli 2026.

Pertemuan itu berujung cekcok. Korban kemudian dibunuh, lalu jasadnya dimutilasi untuk menghilangkan jejak sebelum dibuang di dua lokasi berbeda.

Bagian tubuh korban dari kepala hingga pangkal paha dibungkus dan dibuang di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas. Sementara potongan kedua kaki dibuang ke aliran sungai di wilayah Pitara.

Polda Metro Jaya menetapkan Saepul sebagai tersangka pembunuhan berencana disertai mutilasi. Ia dijerat pasal pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Tersangka dihadirkan di lokasi pencarian

Tersangka Saepul sempat dihadirkan di lokasi penyisiran Kali Licin untuk menunjukkan titik pembuangan. Ia dikawal ketat aparat dengan mengenakan baju tahanan dan masker penutup wajah.

Motif sementara diduga berkaitan dengan upaya menguasai harta benda korban, termasuk kendaraan bermotor. Penyidik masih mendalami keterangan tersangka untuk melengkapi berkas perkara.

Selain potongan kaki, polisi juga memburu pisau yang diduga digunakan tersangka. Barang bukti tersebut dinilai penting untuk memperkuat pembuktian di persidangan.

Latar belakang kasus mutilasi Depok

Kasus mutilasi Depok bermula ketika warga menemukan sebuah karung mencurigakan di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas. Temuan itu kemudian ditindaklanjuti kepolisian hingga mengarah pada dugaan pembunuhan disertai mutilasi.

Tersangka Saepul ditangkap di wilayah Pandeglang, Banten, pada 5 Agustus 2026. Ia disebut sebagai mantan pedagang pisang cokelat yang sempat beraktivitas di kawasan Stasiun Pondok Cina, Depok.

Penyisiran di Kali Licin dilakukan lebih dari satu hari dengan menerjunkan personel tambahan. Tim gabungan turut melibatkan satuan pengelola sumber daya air setempat untuk menelusuri aliran sungai.

Penyidik menyatakan tersangka telah menunjukkan titik lokasi pembuangan potongan tubuh korban. Namun, pencarian tetap sulit karena bagian tubuh diduga telah hanyut terbawa arus sungai yang deras.

Petugas menduga potongan tubuh korban telah terbawa arus menuju kawasan hilir sungai. Dugaan itu muncul karena terdapat jeda sekitar satu pekan lebih antara pembuangan dan penemuan jasad, disertai hujan deras yang membuat arus kencang.

Pada hari kedua pencarian, polisi menambah personel dan menerjunkan anjing pelacak untuk memperluas area penyisiran. Penyisiran dilakukan dengan menyusuri aliran sungai dari titik yang disebutkan tersangka hingga lokasi yang berpotensi menjadi tempat tersangkutnya potongan tubuh.

Penanganan perkara mutilasi Depok menuntut kelengkapan barang bukti sebelum berkas dilimpahkan. Polisi memastikan proses penyidikan berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kasus pembunuhan disertai mutilasi Depok menjadi perhatian warga karena melibatkan modus perkenalan lewat dunia maya. Penyidik menegaskan seluruh temuan akan didalami untuk memastikan konstruksi perkara tersusun secara lengkap.

Tim gabungan dari kepolisian dan instansi terkait masih menyisir sejumlah titik di sepanjang aliran Kali Licin. Upaya itu dilakukan demi menemukan bagian tubuh korban yang belum ditemukan sekaligus melengkapi alat bukti.

Hingga kini, penanganan kasus mutilasi Depok masih berlangsung dengan fokus pada pencarian potongan tubuh korban. Polisi mengimbau warga yang menemukan bagian tubuh atau barang bukti terkait segera melapor.

Baca juga: Penyelundupan ketamin 1,3 ton digagalkan BNN di Kepri.

Sumber: Antara dan Kompas.com.

Related Posts

Buka Tutup Maulana Ardiansyah
Musik

Buka Tutup Maulana Ardiansyah, Sentuhan Ska Reggae untuk Lagu Hati yang Plin-plan

by Al Berlant Ghulam
2 hours ago
0

Buka Tutup Maulana Ardiansyah resmi hadir dalam versi ska reggae di kanal YouTube resminya, mengangkat kisah hati yang plin-plan lewat penggalan lirik yang gampang menempel di telinga pendengar. Buka Tutup Maulana Ardiansyah Mengusung Warna Ska Reggae Lagu ini diunggah melalui...

Read more
temuan senjata sekolah Jaksel

Temuan Senjata Sekolah Jaksel, Yayasan Bantah Terkait Konflik Internal Pengurus

2 hours ago
praperadilan Febrie Adriansyah

Praperadilan Febrie Adriansyah, Dua Gugatan Eks Jampidsus Disidang 18-19 Agustus

3 hours ago
Next Post
penyelundupan ketamin

Penyelundupan Ketamin 1,3 Ton dari Kapal MV King Sun Digagalkan di Perairan Kepri

sw-7 minuman sarang burung walet
Logo Beritaenam

Beritaenam.com adalah sebuah media independen, tidak memihak dalam pemberitaan, bebas dan tidak terikat dari kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Berisi orang-orang profesional yang sudah bertahun-tahun bekerja di dunia jurnalistik.

Tujuan utama kami adalah memberikan berita informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan cerdas mengupas peristiwa.

Kategori

  • Berita
    • Teknologi
  • Catatan Agi
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
    • Seks
  • Hankam
  • Hiburan
    • Film
    • Selebriti
  • Hukum
  • info
  • Internasional
  • Istana
  • Jabar
  • Kawula Muda
  • kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Metropolitan
  • motogp
  • Musik
  • Musik Trending
  • Narkoba
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
    • Otomotif
    • Sepak Bola
  • Opinion
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • properti
  • Travel
  • Viral
  • Wisata
Beritaenam verified by Dewan Pres
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • MUSIK
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • CATATAN AGI

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan