Kontingen Indonesia menambah tiga medali emas di Asian Para Games 2026 pada Selasa, 20 Oktober 2026. Salah satunya diraih I Kadek Dwi Purwana Yasa sambil memecahkan rekor dunia lempar cakram F57.
Tambahan itu membuat Indonesia mengoleksi 25 medali di Asian Para Games 2026, terdiri atas 4 emas, 4 perak, dan 17 perunggu. Indonesia menempati peringkat ke-9 klasemen sementara per Selasa pukul 22.30 WIB, menurut Antara.
Tiga Emas Indonesia di Asian Para Games 2026 pada 20 Oktober
Berikut tiga emas yang diraih kontingen Indonesia pada Selasa, menurut Antara:
- I Kadek Dwi Purwana Yasa (para atletik, lempar cakram putra F57): lemparan 49,75 meter, memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri.
- Muhammad Fadli Imammuddin (para balap sepeda, individual pursuit 4.000 meter putra C4): waktu 4 menit 50,169 detik, rekor tercepat Asian Para Games untuk nomor tersebut.
- Maulana Rifky Yavianda (para renang, 100 meter gaya punggung putra S12): waktu 1 menit 3,7 detik.
Emas Kadek melanjutkan performanya sepanjang musim ini. CNN Indonesia mencatat lemparan terbaik Kadek pada 2026 sebelumnya 48,68 meter, unggul dari pesaing utamanya asal Uzbekistan, Yorkinbek Odilov, dengan 45,25 meter.
Fadli juga bukan nama baru di level Asia. Menurut CNN Indonesia, ia meraih emas di Asian Para Cycling Track Championship 2026 di Filipina, serta emas nomor time trial dan perak individual pursuit di Asian Para Games 2022.
Data Medali Indonesia di Asian Para Games 2026
Pada hari yang sama, Indonesia juga menambah tiga perak dan sembilan perunggu di Asian Para Games 2026. Ketiga perak diraih atlet para atletik:
- Lia Priyanti, lempar cakram putri F43/F44/F64.
- Michael Marcelino, tolak peluru putra F12.
- Muhammad Ridho Alfares Putra, lari 100 meter putra T36.
Perunggu disumbangkan Nanda Mei Sholihah (200 meter putri T47), Alfin Nomleni (400 meter putra T20), Rizal Bagus Saktyono (lempar lembing putra F46), dan Helin Wardina (200 meter putri T37). Dari para tenis meja, perunggu diraih Komet Akbar (tunggal putra kelas 10) dan Barce Layaba (tunggal putra kelas 4-5).
Perunggu lain datang dari para angkat berat melalui Margono (putra hingga 65 kg) dan Shebrioni (putri hingga 61 kg), serta dari para judo melalui Fajar Pambudi (putra J1 95 kg).
Kilas Balik Hari Pertama: Emas Pertama dari Kolam Renang
Emas pertama Indonesia di Asian Para Games 2026 diraih Maulana Rifky Yavianda pada Senin, 19 Oktober 2026, dari nomor 100 meter gaya bebas putra S12. Menurut Bola.com, ia finis dalam 55,34 detik, 0,19 detik lebih cepat dari catatannya di Asian Para Games 2022.
Pada hari pertama, Indonesia mengumpulkan 10 medali: 1 emas, 1 perak, dan 8 perunggu. Perak diraih Junaidi dari para judo 70 kg putra J1, setelah kalah di final dari Shiwen Zhu asal China.
Delapan perunggu hari pertama diraih Sufyan Saori dan Vanza Mifthahul Jannah dari para balap sepeda, Hilman dan Ni Nengah Widiasih dari para angkat berat, Dheny Marsyelina dari para judo, Hamida dari para tenis meja, Karisma Evi Tiarani dari para atletik, serta Theradina Audria Lee dari para renang.
Chef de Mission kontingen Indonesia, Reda Manthovani, menyatakan optimistis perolehan emas bertambah hingga penutupan, menurut Bola.com. Ia menyebut peluang emas antara lain dari boccia dan para bulu tangkis.
“Saya optimistis bisa mendulang medali emas hingga penutupan.”
Reda Manthovani, Chef de Mission kontingen Indonesia
Dari para bulu tangkis, ganda putri SH6 Rina Marlina/Apriliyana Sulistyawati menghadapi pasangan China pada hari pertama. Rina menyebut laga itu sebagai salah satu yang terberat.
“Ini pertandingan yang lumayan berat, karena memang mereka musuh terberat.”
Rina Marlina, atlet para bulu tangkis Indonesia
Pada Selasa siang, CNN Indonesia mencatat Indonesia sebagai negara Asia Tenggara dengan capaian tertinggi di Asian Para Games 2026. Saat itu Thailand mengoleksi 2 emas, sedangkan Malaysia dan Filipina masing-masing baru meraih 1 emas. China memimpin klasemen dengan 37 emas.
Target Indonesia: 7 Emas dan 10 Besar
NPC Indonesia menargetkan 7 emas, 8 perak, dan 17 perunggu, serta posisi 10 besar klasemen Asian Para Games 2026, menurut CNN Indonesia. Kontingen Indonesia memberangkatkan 103 atlet dari 12 cabang olahraga.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir berharap Indonesia bertahap mengejar Thailand di Asia Tenggara. Sepanjang sejarah keikutsertaan, Indonesia mengumpulkan 76 emas Asian Para Games, sedangkan Thailand 91 emas.
Asian Para Games 2026 berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 18 sampai 24 Oktober 2026. Ajang ini digelar setelah Asian Games 2026 di wilayah yang sama, tempat Indonesia finis di peringkat ke-16 dengan 5 emas.
Dengan 4 emas hingga Selasa malam, Indonesia telah mengumpulkan lebih dari separuh target 7 emas di Asian Para Games 2026. Pertandingan masih berlangsung hingga penutupan pada 24 Oktober 2026.




