Ace: Kami Minta Kader Tak Pusingkan Bursa Ketum Golkar

82
Ace Hasan Syadzily.

beritaenam.com, Jakarta – Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily meminta para kader menahan diri tak buru-buru kasak-kusuk terkait bursa pencalonan ketua umum. Dikhawatirkan isu ini menggangu konsolidasi internal partai.

“Kalau misalnya kita terburu-buru dan menabrak aturan nanti konsolidasi partainya menjadi terganggu lagi. Kita minta semua kader Golkar tetap konsentrasi untuk menuntaskan agenda-agenda baik di pusat atau daerah,” kata Ace di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Juni 2019.

Berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (ADART) Partai Golkar, agenda musyawarah nasional (Munas) digelar Desember tahun ini. Masih ada waktu enam bulan ke depan menuntaskan target-target dan agenda partai.

“Munas itu secara normal akan dilakukan di bulan Desember 2019. Jadi kita minta jangan terburu-buru, kita ikuti aturan main dan itu ada di dalam ADART,” ujar Ace.

Terlebih saat ini, Partai Golkar masih menghadapi sejumlah gugatan sengketa hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) di Mahkamah Konstitusi (MK). Ditambah, butuh soliditas seluruh kader di parlemen untuk mendapatkan kursi-kursi di alat kelengkapan dewan.

“Kita juga ada DPR, penetapan pimpinan DPR, penetapan alat kelengkapan dewan presiden. Dari situ kemudian kita bicara Munas,” ujar Ace, seperti dikutip dari medcom.id

Menurut Ace, Partai Golkar membuka kesempatan semua kader terbaik maju sebagai ketua umum. Namun, saat ini bukan momen yang tepat untuk membicarakan bursa calon ketua umum.

“Pada prinsipnya masih sangat terbuka. Golkar itu partai demokratis,” pungkasnya.