Bisnis Itu Kadang Berkembang Tak Diduga

63

Beritaenam.com – Bisnis itu kadang berkembang tak di duga. Ada pasang surut. Hampir setahun belakangan saya mengalami kondisi menurun, di salah satu unit usaha yg lain. Sampai enam bulan lalu saya masih berusaha mengais peluang mencari positioning.

Kondisi sulit dan jalanan masih terjal, arah ekonomi seperti labirin, sepi, sunyi. Jangankan membuka peluang, mempertahankan yang sudah ada pun sulit. Ditambah situasi politik dalam negeri masih terus hiruk pikuk, cukup mengganggu iklim usaha kecil seperti saya.

Gimana mau lari kencang, sekedar mempertahankan yang sudah ada, butuh perjuangan. Berbagai upaya saya lakukan, dengan membuka peluang kerja sama, atau partner bisnis.

Saya sudah buka seluruh peluang yang ada, bahkan merelakan sebagian aset saya jual buat modal. Tapi hari gini jual aset sangat sulit. Kenyataan yang sama, ketika mencari mitra. Nggak ada yg mau melirik dengan tawaran saya.

Saya jadi teringat fase 10 tahun yang lalu ketika membangun bisnis musik dan digital content, kondisi sulit nyaris nggak ada harapan.

Tapi dalam bisnis selalu ada ujian, justru saya menemukan jalannya, ketika kondisi musik waktu itu lagi sulit. Fase dimana jalan terang itu ada melewati fase ketidak pastian. Nyaris putus asa. Bisnis musik, jadi penopang sampai sekarang.

Nyaris sama saya hadapi saat ini, divisi bisbis saya yg lain. Ketika bisnis lagi lesu, saya mencoba mencari celah dan peluang dengan terobosan baru. Jatuh bangun, dan gagal, nyaris membuat saya putus asa.

Tapi saya kok ingat fase 10 tahun yang lalu, persis saya rasakan sama. Itu enam bulan lalu. Tiba-tiba saya menemukan “platform” bisnis yg sebenarnya bukan baru, tapi hanya sekedar modifikasi aja.

Dalam 3 bulan bergerak begitu cepat. Nyaris bikin saya terhenyak. Oh ini sebuah jawaban, dari sebuah proses dan ketekunan, nyaris jatuh bangun. Semua jadi pembelajaran. Ujian saya lewati dengan kerja keras. Nyaris ‘nggak lulus’.

Sukses, ternyata ngga gratis. Melewati ujian, dan jatuh bangun. Inilah fase dimana ada jalan sukses ditengah situasi sulit. Luar biasa. Allah swt, memberikan jalan dengan caraNya.

Dalam beberapa bulan ini, ada rekrutmen SDM dalam jumlah lumayan banyak, dalam level jabatan struktural maupun fungsional.

Biasanya dalam ‘gerbong’ itu ada satu atau dua orang sahabat, atau orang yang sudah saya kenal. Salah satunya, sahabat saya menempati posisi *general manager*.

Sebelum masuk, dia bilang soal perbedaan pilihan politik dengan saya. Saya tanggapin santai saja. Saya bilang, pilihan politik boleh beda, tapi kita masih tetap berteman. Melaksanakan tugas kerja secara profesional, nggak ada kaitan sama politik.

Hidup ini dibikin asyik ajalah. Jangan karena kita beda pilihan politik, jadi nggak asyik.