Mandi terasa seperti kegiatan paling sederhana yang tidak perlu dipelajari. Namun keluhan kulit kering, gatal setelah mandi, dan badan yang cepat bau sering berakar dari kebiasaan di kamar mandi. Cara mandi yang benar ternyata berpengaruh pada kesehatan kulit dalam jangka panjang. Berikut panduan praktisnya, dari suhu air sampai urutan membersihkan tubuh.
Cara Mandi yang Benar Dimulai dari Suhu Air
Air yang terlalu panas melarutkan lapisan minyak alami pelindung kulit. Inilah penyebab kulit terasa kencang, kering, dan gatal setelah mandi.
Suhu suam kuku atau sedikit hangat sudah memadai untuk membersihkan tubuh. Di iklim tropis, air bersuhu ruang bahkan terasa paling menyegarkan.
Mandi air dingin memang menyegarkan namun kurang efektif membersihkan minyak berlebih. Air suam menjadi jalan tengah yang paling aman bagi kulit.
Durasi yang Tidak Perlu Lama
Cara mandi yang benar tidak menuntut waktu lama. Lima sampai sepuluh menit umumnya sudah cukup untuk membersihkan tubuh. Berlama-lama di bawah guyuran air justru mengikis kelembapan alami kulit.
Bagi yang gemar berendam, batasi sekitar lima belas menit dan gunakan air yang tidak terlalu panas. Bilas dengan air bersih setelahnya.
Mandi dua kali sehari sudah memadai bagi sebagian besar orang di Indonesia. Menambah frekuensi tidak membuat kulit lebih bersih, hanya lebih kering.
Memilih dan Memakai Sabun
Sabun dengan busa sangat banyak belum tentu lebih baik, karena busa berlebih sering berarti bahan pembersih yang lebih keras. Pilih sabun berlabel lembut atau untuk kulit sensitif bila kulit Anda mudah kering.
Tidak semua bagian tubuh perlu disabuni setiap kali mandi. Fokuskan pada area yang banyak berkeringat seperti ketiak, selangkangan, kaki, dan lipatan tubuh.
Hindari sabun antiseptik pekat untuk pemakaian harian tanpa indikasi. Produk semacam itu dapat mengganggu keseimbangan alami kulit bila dipakai terus-menerus.
Menjaga kebersihan diri merupakan langkah dasar mencegah penyakit infeksi. — Kementerian Kesehatan RI
Urutan Membersihkan Tubuh
Basahi seluruh tubuh lebih dulu agar sabun lebih mudah merata dan tidak perlu digosok keras. Mulai dari bagian atas tubuh lalu turun ke bawah.
Bersihkan area intim menggunakan air bersih dan sabun lembut, bukan sabun beraroma kuat. Bagi yang tidak disunat, tarik kulup perlahan dan bersihkan bagian dalamnya.
Area kaki dan sela jari sering terlewat padahal paling rawan jamur. Sisihkan beberapa detik khusus untuk membersihkannya.
Cara Mengeringkan yang Sering Keliru
Bagian penutup dari cara mandi yang benar justru sering diabaikan. Keringkan tubuh dengan gerakan menepuk, bukan menggosok kuat. Menggosok dengan handuk kasar dapat mengiritasi kulit yang baru saja melunak oleh air.
Pastikan sela jari kaki, lipatan paha, dan ketiak benar-benar kering sebelum berpakaian. Kelembapan yang tertahan adalah penyebab utama jamur dan bau badan.
Ganti handuk secara rutin dan jemur hingga kering sempurna setelah dipakai. Handuk lembap yang digantung di kamar mandi menjadi sarang bakteri.
Melembapkan Setelah Mandi
Oleskan pelembap dalam tiga menit pertama setelah mandi ketika kulit masih sedikit lembap. Pada kondisi itu pelembap bekerja paling efektif mengunci air di kulit.
Pilih pelembap ringan berbasis gel atau losion untuk iklim tropis. Formula yang terlalu kental sering terasa lengket dan menyumbat pori.
Bagi yang kulitnya sensitif, pilih produk tanpa pewangi dan lakukan uji tempel lebih dulu. Simak pula panduan mengenali kulit sensitif dan cara memilih produk perawatan yang aman, dan beberapa pilihan produk untuk kulit sensitif dapat dilihat di katalog TRUST.
Kebiasaan yang Sebaiknya Dihindari
Beberapa kebiasaan justru bertentangan dengan cara mandi yang benar. Menggunakan sikat atau batu gosok terlalu sering merusak lapisan pelindung kulit. Eksfoliasi cukup satu sampai dua kali seminggu, dan itu pun dengan tekanan ringan.
Berbagi handuk, sabun batang, dan alat cukur meningkatkan risiko penularan jamur maupun bakteri. Siapkan perlengkapan pribadi untuk setiap anggota keluarga.
Langsung berpakaian ketat setelah mandi sementara tubuh masih lembap juga sebaiknya dihindari. Beri jeda beberapa saat agar kulit benar-benar kering.
Menjaga Kebersihan Kamar Mandi
Lantai dan gayung yang berlendir menjadi tempat berkembangnya jamur. Bersihkan secara rutin dan pastikan ventilasi kamar mandi memadai.
Ganti spons atau lap mandi secara berkala karena teksturnya menyimpan kelembapan. Menjemurnya di tempat terang setelah dipakai membantu memperpanjang usia pakainya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah cara mandi yang benar mengharuskan air hangat? Tidak, karena air suam kuku atau bersuhu ruang justru paling ramah bagi kulit.
Perlukah mandi setelah berolahraga? Sebaiknya ya, terutama untuk mencegah iritasi dan jamur akibat keringat yang menempel lama.
Apakah sabun bayi cocok untuk orang dewasa? Umumnya lembut dan aman, meski tetap perlu dicoba sesuai reaksi kulit masing-masing.
Cara mandi yang benar pada dasarnya sederhana: air tidak terlalu panas, durasi secukupnya, sabun lembut pada area yang memang perlu, lalu keringkan dan lembapkan. Kebiasaan kecil ini menentukan kondisi kulit dalam jangka panjang. Temukan tips kesehatan lainnya.
Untuk melengkapi rutinitas perawatan setelah mandi, pilihan produknya dapat ditelusuri di toko resmi TRUST di Shopee. Pastikan produk mencantumkan nomor notifikasi BPOM, dan hentikan pemakaian bila muncul iritasi yang tidak kunjung reda.

