Depok – Ada sesuatu yang terasa hangat sejak detik pertama video musik “Pantun Cinta” diputar. Lagu terbaru hasil kolaborasi Irwan Krisdiyanto dan Fira Cantika ini resmi dirilis melalui YouTube dan langsung menghadirkan nuansa cinta yang sederhana, jujur, dan dekat dengan keseharian pendengarnya.
Lewat Pantun Cinta, Irwan Krisdiyanto dan Fira Cantika memilih jalur romantis yang tidak berlebihan. Liriknya mengalir ringan, dibalut dengan aransemen dangdut yang lembut, membuat lagu ini terasa seperti ungkapan perasaan yang disampaikan apa adanya. Pantun sebagai elemen utama lagu menjadi simbol cara mencintai yang klasik, namun tetap relevan di masa sekarang.
Secara visual, video musik Pantun Cinta dikemas sederhana namun selaras dengan cerita lagu. Chemistry vokal Irwan Krisdiyanto dan Fira Cantika menjadi kekuatan utama yang membuat lagu ini mudah dinikmati dari awal hingga akhir. Tidak heran jika sejak dirilis, Pantun Cinta mulai mendapat perhatian penonton dan menuai respons positif di kolom komentar YouTube.
Bagi penikmat musik dangdut bernuansa romantis, Pantun Cinta hadir sebagai lagu yang cocok diputar di momen santai, menemani perasaan rindu, atau sekadar menikmati kisah cinta yang disampaikan dengan cara lembut. Kolaborasi Irwan Krisdiyanto dan Fira Cantika di lagu ini kembali membuktikan bahwa tema cinta sederhana, jika disampaikan dengan tulus, selalu punya tempat di hati pendengar.
Video musik “Pantun Cinta” kini sudah bisa disaksikan melalui kanal YouTube resmi Musik Proaktif dan Official Channel Fira Cantika dan menjadi salah satu rilisan terbaru yang patut diperhatikan oleh pecinta musik dangdut Indonesia.
Baca juga: Gita Youbi “Matak Lalinu” Rilis Video Musik Terbaru
Lirik lagu “Pantun Cinta”
Banyak bunga di taman Cuma satu kupetik Banyak anak perawan Cuma Adik yang cantik Banyak buah semangka Dibawa dalam sampan Banyak anak jejaka Cuma Abang yang tampan Berjuta bintang di langit Satu yang bercahaya Berjuta gadis yang cantik Adiklah yang kucinta Pandai Abang merayu Hatiku rasa malu Rumah atapnya tinggi Terbuat dari bambu Cuma Abang kupilih Adik s'lalu kurindu Berjuta bintang di langit Satu yang bercahaya Berjuta gadis yang cantik Adiklah yang kucinta Pandai Abang merayu Hatiku rasa malu Rumah atapnya tinggi Terbuat dari bambu Cuma Abang kupilih Adik s'lalu kurindu

