Presiden Duterte Akui Pernah Lecehkan Pembantunya ketika Tidur

88
Rodrigo Duterte.

beritaenam.com – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte membuat pengakuan mengejutkan. Presiden yang terkenal dengan berbagai kebijakan kontroversialnya ini mengaku pernah melakukan pelecehan seksual terhadap pembantunya. Aksi ini dilakukan saat dia masih remaja.

Duterte mengaku melecehkan pembantunya saat sedang tertidur. “Saya menyentuhnya. Dia terbangun kemudian saya keluar kamar,” ungkapnya seperti dikutip dari Time, Rabu (2/1).

Tak hanya sampai di sana, Duterte kembali ke kamar pembantunya dan melakukan aksi bejatnya.

Pengakuan ini pernah disampaikan Duterte kepada pastor. Saat itu pastor mengatakan kepadanya bahwa dia akan masuk neraka. Karena itu Duterte diminta memanjatkan doa pengampunan.

Pernyataan ini pun dikecam sejumlah pihak. Salah satunya dilontarkan Gabriela, tokoh partai yang mewakili hak perempuan di Filipina.

Gabriela mengatakan, pengakuan tersebut telah membuat negara malu. Pengakuan itu, kata Gabriela, membuktikan bahwa Duterte tak pantas menjadi presiden dan harus mengundurkan diri.

“Dia tak pantas dengan posisinya dan harus mengundurkan diri,” kata Gabriela.