Strengths Based Selling — by Tanadi Santoso

422

Beritaenam.com — Sarah terpaksa menerima pekerjaan sales, setelah 4 bulan lulus dengan nilai cum-laude tetapi tidak mendapat pekerjaan.

Sebagai sales di pabrik kaca yang besar, dia sedih sekali karena pekerjaannya menuntut kemampuan komunikasi yang tinggi.

Semua sales di pabrik kaca itu mampu bersemangat bercerita kehebatan produknya dan mendemokan kehebatannya.

Sarah adalah seorang pendiam pemikir yang tidak merasa nyaman harus menjual dengan cara seperti itu.

Berulang kali dia pulang menangis dan menyerah.

Pada bulan ketiga, masa percobaannya sisa seminggu, tiba-tiba boss-nya menyuruhnya ke Glass-House dekat pabrik.

Rumah kaca yang tidak pernah bisa jadi kliennya, karena pemiliknya yang sangat kikir dan penawar.

Sarahpun berpikir ini mungkin tugas terakhirnya, maka dia mencoba pendekatan yang berbeda.

Sarah mempelajari apapun yang dia bisa ketahui tentang teknik rumah kaca dan bagaimana memaksimalkan designnya.

Dua hari Sarah mempersiapkan presentasinya dengan segala data yang bisa didapatnya.

Saat presentasi, tanpa gaya komunikasi bombastis yang memang tidak dikuasainya.

Sarah dengan sederhana berkata bahwa rumah kaca itu memboroskan satu juta dollar setiap tahun karena salah memilih dan memasang kacanya.

Dan, dengan pelahan dia jelaskan secara teknis satu demi satu.

Sang pemilik memanggil semua team ahlinya dan berdebat panjang sampai sore hari.

Sore itu Sarah mendapatkan sales terbesar yang pernah diterima pabrik kacanya, yang menjadikan Sarah menjadi sales terbaik tahun itu.

Dan dengan pendekatan yang sama Sarah menjadi sales terbaik selama lima tahun berturut turut.

Dia mempelajari dengan serius secara teknis design dan keunggulan pemasangan kacanya dan membuat pemilik property mampu menghemat banyak. Dan selalu Sarah mendapatkan ordernya.

Setiap sales, punya cara dan pendekatannya sendiri yang berbeda dengan sales lain.

Kalau Sarah, dipaksa menjual dengan cara yang tidak dikuasainya, dia akan menjadi sales yang buruk selamanya.

Memahami kekuatan kita dan menggunakannya dengan tepat akan mampu mempertajam kemampuan dan kesuksesan kita dalam menjual.

Atau dalam memimpin perusahaan, atau dalam menjadi pelukis handal, atau dalam menjadi ibu rumah tangga yang lebih baik.