Beritaenam.com
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda
No Result
View All Result
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda
No Result
View All Result
Beritaenam.com
No Result
View All Result
Home Nasional

TKN:Tim Prabowo Gerah dengan ‘Indonesia Barokah’ Bagaimana dengan Buletin ‘Kaffah’

admin by admin
26/01/2019
in Nasional
0
TKN:Tim Prabowo Gerah dengan ‘Indonesia Barokah’ Bagaimana dengan Buletin ‘Kaffah’

Ace Hasan Syadzily.

7
SHARES
106
VIEWS

beritaenam.com, Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengungkap adanya buletin ‘Kaffah’ yang disebar di masjid-masjid di sejumlah wilayah Jawa Barat. TKN Jokowi-Ma’ruf menyebut Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno rabun menghadapi kenyataan ini, tetapi gerah dengan peredaran tabloid ‘Indonesia Barokah’.

“BPN Prabowo-Sandi seperti kebakaran jenggot dengan beredarnya tabloid ‘Indonesia Barokah’, tapi mereka rabun mennyaksikan beredarnya buletin ‘Kaffah’ yang melakukan kampanye hitam ke Pak Jokowi,” kata juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Sabtu (26/1/2019).

Ace menunjukkan dua edisi buletin ‘Kaffah’ yang dia maksud yaitu edisi tanggal 18 Januari 2019 berjudul ‘Stop Mendukung Penguasa Gagal dan Ingkar Janji dan edisi tanggal 25 Januari 2019 berjudul ‘Mewaspadai Kepemimpinan Orang-orang Bodoh’.

Menurut Ace, buletin ‘Kaffah’ merupakan kampanye hitam dari kubu Prabowo ke Jokowi. Ia menyamakan buletin ‘Kaffah’ dengan selebaran ‘Say No!! Jokowi-Ma’ruf Amin’.

“Kampanye hitam ke Pak Jokowi beredar luas di masjid-masjid dengan menggunakan selubung buletin dakwah. Lihat saja narasi yang diangkat dalam edisi 074 yang terbit 18 Januari 2019. Buletin ini sejalan dengan selebaran ‘Say No Jokowi’ dengan mengangkat soal setop mendukung penguasa gagal dan ingkar janji,” ujarnya.

“Ini menjelaskan benang merah kampanye hitam ke Pak Jokowi dengan menggunakan dalil-dalil agama. Pada selebaran ‘Say No Jokowi’ terdapat hashtag #2019GantiPresiden. Ini indikasi produsen kampanye hitam adalah kelompok politik yang sama,” lanjut Ace, seperti dilansir dari detik.com

Ace mengatakan buletin ‘Kaffah’ ini disebarkan tiap hari Jumat di sejumlah masjid di Jawa Barat. Ia menyebut penerbitan dan peredaran buletin ‘Kaffah’ sengaja dilakukan demi kepentingan pilpres.

“Buletin ini diterbitkan dan diedarkan tiap hari Jumat di masjid-masjid. Dan sudah masuk ke Jumatan yang ke 75. Jadi kalau dilihat waktu terbitnya, maka memang by design dicetak untuk kepentingan politik pilpres. Mendukung paslon 02 dan menjelek-jelekan paslon 01 dengan dalil-dalil agama,” kata politikus Golkar itu.

“Jadi semakin jelas siapa yang sesungguhnya mempolitisasi masjid, dan menjadikan masjid sebagai tempat kampanye,” imbuh Ace.

Karena itu, Ace mengibaratkan BPN Prabowo-Sandi ‘menepuk air di dulang terpercik muka sendiri’. Ace menyebut kubu Prabowo merupakan pihak yang memulai kampanye hitam dan politisasi masjid.

“Sikap BPN yang teriak-teriak soal kampanye hitam dan juga politisasi masjid seperti menepuk air di dulang, tepercik muka sendiri. Kampanye hitam di masjid sudah mereka lakukan sejak lama. Tatkala raja hoax terkena tabloid ‘Indonesia Barokah’, duluan mereka teriak-teriak sebagai korban,” pungkasnya.

Tags: Ace Hasan SyadzilyBulettin KaffahIndonesia BarokahJokowi-Ma'rufPilpres 2019TKN Jokowi-Ma'ruf
Previous Post

Hadiri Acara Deklarasi Majelis Adat Dayak Nasional, Jokowi: Di Kalimantan Kita akan Menang Tebal

Next Post

TGB: Saat Kampanye, Jokowi-Ma’ruf Tak Bicara Hoaks Tapi Fakta

admin

admin

Next Post
TGB: Saat Kampanye, Jokowi-Ma’ruf Tak Bicara Hoaks Tapi Fakta

TGB: Saat Kampanye, Jokowi-Ma'ruf Tak Bicara Hoaks Tapi Fakta

Beritaenam.com adalah sebuah media independen, tidak memihak dalam pemberitaan, bebas dan tidak terikat dari kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Berisi orang-orang profesional yang sudah bertahun-tahun bekerja di dunia jurnalistik.

Tujuan utama kami adalah memberikan berita informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan cerdas mengupas peristiwa.

Kategori

  • Berita
  • Catatan Agi
  • Ekonomi
  • Film
  • Gaya Hidup
  • Hankam
  • Hiburan
  • Hukum
  • info
  • Internasional
  • Istana
  • Jabar
  • Kawula Muda
  • kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Metropolitan
  • motogp
  • Musik
  • Narkoba
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opinion
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • properti
  • Seks
  • Selebriti
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Travel
  • Viral
  • Wisata
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan

No Result
View All Result
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan