Beritaenam.com
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda
No Result
View All Result
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda
No Result
View All Result
Beritaenam.com
No Result
View All Result
Home Nasional

PSI: Prabowo-Sandi Peserta Pemilu Terburuk Sepanjang Sejarah

admin by admin
17/05/2019
in Nasional
0
PSI: Prabowo-Sandi Peserta Pemilu Terburuk Sepanjang Sejarah

Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi. (Ist)

7
SHARES
104
VIEWS

beritaenam.com, Jakarta – Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi menyatakan, capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merupakan peserta pemilu terburuk sepanjang sejarah pemilu di Indonesia.

“Bukan, bukan Pemilu 2019 yang merupakan Pemilu terburuk, tapi Prabowo-Sandi lah yang merupakan peserta Pemilu terburuk sepanjang sejarah,” tulis Dedek di akun Twitternya, @Uki23, dikutip netralnews.com, Kamis (16/5/2019) malam.

“Pemilu bukan soal kemenangan kandidat. Pemilu adalah soal kemenangan rakyat. Jangan khianati kehendak rakyat demi syahwat berkuasa,” sambung Dedek yang juga caleg PSI tersebut.

Dalam cuitan lainnya, Dedek menyinggung soal sikap kubu Prabowo-Sandi yang menuding salah terhadap semua hal yang tidak menguntungkan paslon 02, seperti survei dan quick count yang dilakukan lembaga survei, hingga real count KPU.

Dedek juga menyoroti kubu Prabowo- Sandi yang menolak tantangan membuka data soal klaim kemenangan mereka.

Begitu juga pernyataan kubu 02 yang tak mau menunjukkan bukti dugaan kecurangan Pemilu 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Dari survey pra pemilu, survey disalahkan. Lalu setelah pemilu ada QC, QC juga disalahkan. Lalu Real Count KPU, juga disalahkan. Ditantang buka data, nggak pernah berani. Ditantang menggugat ke MK, gak mau. Semua salah, kebenaran miliknya sendiri,” jelas Dedek.

Tags: Dedek PrayudiPilpres 2019Prabowo-SandiPSI
Previous Post

Polri: Tujuh Terduga Teroris di Jateng Pernah ke Suriah dan Gabung ISIS

Next Post

Amankan Pengumuman Pemilu 2019, TNI-Polri Siapkan 32.000 Personel

admin

admin

Next Post
Amankan Pengumuman Pemilu 2019, TNI-Polri Siapkan 32.000 Personel

Amankan Pengumuman Pemilu 2019, TNI-Polri Siapkan 32.000 Personel

Beritaenam.com adalah sebuah media independen, tidak memihak dalam pemberitaan, bebas dan tidak terikat dari kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Berisi orang-orang profesional yang sudah bertahun-tahun bekerja di dunia jurnalistik.

Tujuan utama kami adalah memberikan berita informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan cerdas mengupas peristiwa.

Kategori

  • Berita
  • Catatan Agi
  • Ekonomi
  • Film
  • Gaya Hidup
  • Hankam
  • Hiburan
  • Hukum
  • info
  • Internasional
  • Istana
  • Jabar
  • Kawula Muda
  • kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Metropolitan
  • motogp
  • Musik
  • Narkoba
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opinion
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • properti
  • Seks
  • Selebriti
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Travel
  • Viral
  • Wisata
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan

No Result
View All Result
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan