Peristiwa kebakaran gudang Kelapa Dua di Jalan Pos Pengumben Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ditangani 17 unit armada pemadam dengan kekuatan 80 personel pada Kamis malam, 13 Agustus 2026.
Kronologi Kebakaran Gudang Kelapa Dua
Peristiwa terjadi di kawasan Jalan Pos Pengumben Raya, RT 07 RW 05, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kebon Jeruk. Api dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 23.00 WIB. Berita nasional lain di kanal Nasional BeritaEnam.
“Objek terbakar, gudang, jenis bangunan rendah.” — Command Center Dinas Gulkarmat DKI Jakarta
Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta menyatakan objek yang terbakar merupakan bangunan rendah berjenis gudang. Petugas tiba di lokasi pada pukul 23.07 WIB dan langsung memulai operasi pemadaman.
Setelah berjibaku sekitar 30 menit, petugas berhasil melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan lain. Operasi pemadaman kemudian dinyatakan selesai pada pukul 00.32 WIB.
Tidak Ada Korban Jiwa
Hingga operasi pemadaman selesai, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Petugas memastikan seluruh area telah aman setelah proses pendinginan.
Penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui secara pasti. Petugas masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan pemicu munculnya api. Total kerugian material akibat kebakaran juga belum dapat dipastikan.
Kemacetan dan Kerumunan Warga
Berdasarkan unggahan video Gulkarmat DKI Jakarta, kebakaran yang terjadi di dekat jalan raya itu sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas. Arus kendaraan di sekitar lokasi tersendat selama proses pemadaman berlangsung.
Asap hitam dari objek yang terbakar terlihat membumbung dan dapat disaksikan dari kejauhan. Kondisi tersebut menarik perhatian warga yang melintas di sekitar kawasan Pos Pengumben. Informasi layanan darurat tersedia di laman resmi Pemprov DKI Jakarta.
Kerumunan warga di sekitar lokasi kejadian kerap menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemadam. Ruang gerak armada dapat terbatas ketika akses jalan menuju titik api dipenuhi kendaraan dan pejalan kaki.
Rentetan Kebakaran di Jakarta
Peristiwa kebakaran gudang Kelapa Dua ini menambah rentetan kejadian kebakaran di wilayah Jakarta dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah insiden serupa sebelumnya dilaporkan terjadi di Jakarta Timur dan Jakarta Utara.
Dinas Gulkarmat DKI Jakarta secara berkala mengimbau warga agar memeriksa instalasi listrik dan menyimpan bahan mudah terbakar secara aman. Imbauan itu disampaikan untuk menekan risiko kebakaran di kawasan padat.
Penanganan Pascakebakaran Gudang Kelapa Dua
Setelah api dinyatakan padam, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Langkah tersebut menjadi prosedur standar guna mencegah api kembali menyala.
Personel juga mengurai material yang mudah terbakar di dalam bangunan gudang. Penguraian material dilakukan agar bara yang tersimpan di tumpukan barang tidak memicu kebakaran susulan.
Petugas selanjutnya mendata kerusakan bangunan serta isi gudang yang terdampak. Hasil pendataan menjadi dasar penghitungan estimasi kerugian material.
Strategi Pemadaman di Lokasi
Lokasi kebakaran gudang Kelapa Dua berada di kawasan yang berdekatan dengan jalan raya dan permukiman. Kondisi tersebut membuat penanganan harus dilakukan cepat agar api tidak merambat.
Dalam penanganannya, petugas menempatkan armada pada beberapa titik agar penyemprotan lebih merata. Penempatan tersebut disesuaikan dengan arah angin dan sumber air terdekat.
Personel juga memastikan aliran listrik di sekitar bangunan telah diputus sebelum pemadaman intensif dilakukan. Warga sekitar diminta menjauh dari area terdampak selama proses pemadaman berlangsung.
Situasi Berangsur Normal
Arus lalu lintas di sekitar lokasi berangsur normal setelah operasi pemadaman selesai. Petugas menarik armada secara bertahap dari titik kejadian pada dini hari.
Hingga berita ini disusun, petugas masih menunggu hasil penyelidikan terkait penyebab kebakaran gudang Kelapa Dua. Warga diimbau segera melapor melalui layanan darurat apabila melihat tanda-tanda kebakaran.








