Beritaenam.com
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda
No Result
View All Result
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda
No Result
View All Result
Beritaenam.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Disebut Presiden Plonga-Plongo, Jokowi: Saya Sedih, Itu Bukan Etika Indonesia

admin by admin
14/12/2018
in Nasional
0
Disebut Presiden Plonga-Plongo, Jokowi: Saya Sedih, Itu Bukan Etika Indonesia

Presiden Joko Widodo saat menghadiri peluncuran buku Jokowi Menuju Cahaya karya Albertiene Endah di Hotel Mulia.

7
SHARES
103
VIEWS

Beritaenam.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sedih mendengar cacian dan hujatan yang jauh dari nilai tata krama bangsa Indonesia. Cacian hingga hujatan pernah ia rasakan semasa menjabat Wali Kota Solo.

“Kebijakan itu nggak mungkin membahagiakan 100 persen orang. Artinya, ada yang nggak seneng, nggak seneng itu bisa mencela, bisa mencaci. Jadi gubernur juga sama, jadi presiden juga sama, biasa, meskipun sedih juga ya, caci maki, dicela, dihujat,” ujar Jokowi dalam acara peluncuran buku ‘Jokowi Menuju Cahaya’ di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (13/12/2018).

“Kalau kita lihat, apakah ini etika Indonesia, apakah ini tata krama Indonesia, apakah sopan santun Indonesia? Nggak. Ini ada sesuatu yang harus kita luruskan,” imbuhnya.

Kata-kata kasar sering ia dengar. Menurutnya, hal-hal itu bukanlah budi pekerti bangsa Indonesia.

“Masa mengatakan kepada presidennya, maaf, plonga-plongo. Apa lagi? Coba ditambahi. Begitu banyak kata-kata seperti itu, itu bukan sopan santun Indonesia,” ujar Jokowi, seperti dikutip dari detik.com

Cara-cara seperti itulah yang diminta Jokowi harus dihilangkan. Ia meminta masyarakat mengubah pola pikir ke arah yang lebih baik.

“Itulah yang saya sampaikan bagaimana ubah pola pikir dari konsumsi ke produksi, dari negative thinking ke possitive thinking. Perlu membangun SDM yang selalu berpikiran ke depan dan possitive thinking,” jelas Jokowi.

Tags: JokowiPenghinaanPresiden Jokowi
Previous Post

Pochettino Santai Dikaitkan dengan MU dan Madrid

Next Post

Hasil Liga Europa: Arsenal Kalahkan Qarabag 1-0

admin

admin

Next Post
Hasil Liga Europa: Arsenal Kalahkan Qarabag 1-0

Hasil Liga Europa: Arsenal Kalahkan Qarabag 1-0

Beritaenam.com adalah sebuah media independen, tidak memihak dalam pemberitaan, bebas dan tidak terikat dari kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Berisi orang-orang profesional yang sudah bertahun-tahun bekerja di dunia jurnalistik.

Tujuan utama kami adalah memberikan berita informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan cerdas mengupas peristiwa.

Kategori

  • Berita
  • Catatan Agi
  • Ekonomi
  • Film
  • Gaya Hidup
  • Hankam
  • Hiburan
  • Hukum
  • info
  • Internasional
  • Istana
  • Jabar
  • Kawula Muda
  • kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Metropolitan
  • motogp
  • Musik
  • Narkoba
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opinion
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • properti
  • Seks
  • Selebriti
  • Sepak Bola
  • Teknologi
  • Travel
  • Viral
  • Wisata
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan

No Result
View All Result
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • PERISTIWA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • SELEBRITI
  • HIBURAN
    • MUSIK
    • FILM
    • KULINER
    • Wisata
  • GAYA HIDUP
    • SEKS
    • KESEHATAN
    • KECANTIKAN
  • OLAHRAGA
    • WISATA
    • SEPAK BOLA
    • OTOMOTIF
  • CATATAN AGI
  • News
  • Viral
  • Kawula Muda

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan