Beritaenam.com
  • Kawula Muda
  • Catatan Agi
  • Viral
  • Seks
  • Jabar
    • Bandung Raya
No Result
View All Result
  • Kawula Muda
  • Catatan Agi
  • Viral
  • Seks
  • Jabar
    • Bandung Raya
No Result
View All Result
Beritaenam.com
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Asal-Usul Bangsa Indonesia Menyebut Minuman ini sebagai Teh

admin by admin
28/11/2018
in Gaya Hidup
0
Asal-Usul Bangsa Indonesia Menyebut Minuman ini sebagai Teh

Teh.

7
SHARES
103
VIEWS

Beritaenam.com – Bagaimana cara Anda menyebut teh? Mengikuti lafal Inggris sebagai “tea”, atau Belanda yaitu “thee”, India sebagai “chai”, atau malahan “tey”? Yang mana pun, asal nyaman disebutkan seolah bakal menambah kenikmatannya saat disesap.

Bicara tentang nama suguhan minuman satu ini, memang memiliki asal-usul yang panjang. Sekaligus fungsi teh tak sebatas pelepas dahaga, melainkan menjadi lambang sosial sampai dijadikan perhelatan khusus.

Pada dinasti Zhou (1115 Sebelum Masehi), teh sudah dikenal sebagai ramuan obat. Saat itu, teh belum memiliki nama resmi.

Praktisi teh Prawoto Indarto menjelaskan, teh baru dieja secara lisan sebagai “jia” pada Dinasti Han (206 SM – 220 SM). Jia memiliki arti: minuman dengan citarasa pahit.

“Pada masa itu, teh jadi minuman nasional di Cina,” kata Prawoto dalam diskusi Cerita Teh Nusantara, Dulu dan Sekarang di Museum Kebangkitan Nasional Jakarta, seperti dilansir dari kantor berita Antara.

Ketika tiba masa Dinasti Tang, teh disebut sebagai “cha”. Saat itu, teh berkembang di biara Zen Buddha, tempat pendeta Jepang belajar seputar teh. Mereka kemudian membawa tradisi teh ke Jepang.

Itulah mengapa sebutan “cha” untuk teh masih terus digunakan di Negeri Sakura. Contohnya, tradisi minum teh bangsa Jepang dikenal sebagai cha no yu.

Bangsa Eropa memiliki peran mempopulerkan istilah teh yang kini dikenal di Indonesia. Prawoto Indarto mengemukakan, bahwa cha dalam dialek Fujian dilafalkan sebagai tey.

Istilah ini berubah menjadi “tee” ketika bangsa Portugis datang ke sana, kemudian bangsa Inggris menyebutnya sebagai “tea” dan menjadikannya sebagai sebuah tradisi minum teh yang dikenal sebagai afternoon tea, disajikan bersama kudapan manis dan asin berupa cake sampai sandwich. Sementara bangsa Belanda melafalkannya menjadi “thee” dan akhirnya disebut di Indonesia sebagai “teh”.

Dari Cina, teh menyebar ke banyak tempat termasuk ke Indonesia yang kini memiliki 50 ragam teh.

Tags: Asal-usulChinaTeh
Previous Post

Lantik 7000 Relawan Jokowi, Jokowi Serukan Salam Satu Jari Diganti

Next Post

Hasil Liga Champions: Imbang 2-2 Lawan Lyon, Manchester City Lolos ke 16 Besar

admin

admin

Next Post
Hasil Liga Champions: Imbang 2-2 Lawan Lyon, Manchester City Lolos ke 16 Besar

Hasil Liga Champions: Imbang 2-2 Lawan Lyon, Manchester City Lolos ke 16 Besar

Beritaenam.com berisi orang-orang profesional. Sudah lulus Uji Kompetensi Dewan Pers. Berintegritas dan berpengalaman di dunia jurnalistik.

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan

No Result
View All Result
  • Kawula Muda
  • Catatan Agi
  • Viral
  • Seks
  • Jabar
    • Bandung Raya

© 2022 Beritaenam - PT. Dua Tujuh Delapan